Senin, 20 April 2026

Gunung Lewotolok Erupsi

Gunung Lewotolok Lembata 2 Kali Erupsi Senin Pagi, Tinggi Kolom Abu Capai 500 Meter

Aktivitas vulkanik Gunung Lewotolok di Lembata, NTT mengalami peningkatan.  Senin pagi (19/1/2026), Gunung Lewotolok mengalami dua kali erupsi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok Lembata 2 Kali Erupsi Senin Pagi, Tinggi Kolom Abu Capai 500 Meter
TRIBUNFLORES.COM/HO-PPGA GA LEWOTOLOK
ERUPSI- Visual erupsi Gunung Ili Lewotolok, Senin (19/1/2026) pukul 08:59 WITA, tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak (± 1.923 m di atas permukaan laut). 

 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan.  Senin pagi (19/1/2026), Gunung Ili Lewotolok mengalami dua kali erupsi. 
  • Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami peningkatan.  Senin pagi (19/1/2026), Gunung Ili Lewotolok mengalami dua kali erupsi. 

Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak (± 1.823 m di atas permukaan laut).

Syawaludin, Petugas Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas sedang condong ke arah timur. 

 

Baca juga: Pengaruh Bibit Siklon 97S, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di NTT

 

 

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi ±  48 detik.

Sementara itu, pada  pukul 08:59 Wita, Gunung Ili Lewotolok kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1.923 m di atas permukaan laut). 

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 21.4 mm dan durasi ± 1 menit 15 detik.

 

Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa TTU, 1 Rumah Warga Desa Humusu Wini Tertimpa Pohon Tumbang 

 

Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok. (awk) 

Sumber: MAGMA Indonesia/awk

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved