Jumat, 22 Mei 2026

Gunung Lewotolok Status Siaga

Gunung Lewotolok Lembata 77 Kali Gempa Erupsi 398 Gempa Hembusan

Gunung Lewotolok Lembata 77 Kali Gempa Erupsi 398 Gempa Hembusan.Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau Siaga.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

Ringkasan Berita:
  • Gunung Ili Lewotolok berstatus Level III (Siaga) dengan aktivitas tinggi: 77 gempa erupsi dan 398 gempa hembusan dalam 24 jam.
  • Zona bahaya hingga 2–2,5 km dari kawah diberlakukan di beberapa sektor; warga dan wisatawan dilarang beraktivitas di area tersebut.
  • Masyarakat diminta waspada guguran lava, lahar hujan, dan dampak abu vulkanik, serta menggunakan masker.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Syawaludin, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir pukul 00.00-24.00 Wita, Rabu (28/1/2026).

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level III atau Siaga.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 5-200 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Kamis (29/1/2026) pagi.

Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara sekitar 23-30°C.

Baca juga: Gunung Lewotolok Lembata 191 Kali Gempa Letusan 450 Kali Hembusan 24 Jam Terakhir

Gempa Letusan

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan gunung Lewotolok 77 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 7-27.3 mm, dan lama gempa 28-162 detik.

398 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.9-15.2 mm, dan lama gempa 18-53 detik.

2 kali Harmonik dengan amplitudo 2.3-2.4 mm, dan lama gempa 161-180 detik.

4 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.8-7 mm, dan lama gempa 111-196 detik.

1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 150 detik.

Rekomendasi

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved