Gempa di Flores Timur
BMKG Ungkap Penyebab Gempa Flores Timur, Arief: Aktifitas Sesar Aktif
Gempa M4,7 di Larantuka disebabkan aktivitas sesar aktif dan termasuk gempa dangkal (5 km).
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Ringkasan Berita:
- Gempa M4,7 di Larantuka disebabkan aktivitas sesar aktif dan termasuk gempa dangkal (5 km).
- Getaran terasa di Flores Timur & Lembata, disertai 48 gempa susulan.
- Dampak: sekitar 150 rumah rusak, 20 warga luka, banyak warga mengungsi/tidur di luar rumah.
TRIBUNFLORES.COM, ADONARA- Gempa bumi magnitudo 4,7 yang mengguncang wilayah Larantuka di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (9/4/2026) pukul 00.17 Wita, tergolong dangkal.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama mengatakan, episenter gempa yang terjadi sekitar pukul 00.17 Wita itu terletak di koordinat 8.36 derajat Lintang Selatan dan 123.15 derajat Bujur Timur.
Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 21 kilometer tenggara Larantuka-NTT dengan kedalaman 5 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar aktif," jelas Arief, dikutip TRIBUNFLORES.COM dari Kompas.com Jumat (10/4/2026).
Baca juga: 139 Rumah dan Fasum di Desa Terong Flores Timur Rusak Akibat Gempa
Gempa Dirasakan di Flores Timur dan Lembata
Arief menyampaikan, berdasarkan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah seperti:
Flores Timur (Flotim) dengan intensitas III–IV MMI
Lembata dengan intensitas III MMI.
"Getaran dirasakan nyata oleh beberapa orang seperti ada truk berlalu," katanya.
Hingga pukul 05.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 48 aktivitas gempa bumi susulan atau aaftershock.
Tidur di Luar Rumah
Sementara itu, warga Dusun 3 Ebbo di Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, mendirikan tenda darurat di luar rumah pasca gempa Magnitudo 4,7, Kamis (9/4/2026) dini hari.
Ria, warga Dusun3 Ebbo Desa Terong mengungkapkan getaran gempa yang terjadi Kamis dini hari membuat warga lari ke luar dari rumah.
Dia menyebut pasca gempa Mangnitudo 4,7, terjadi gempa susulan. Ia dan warga lainnya memilih bertahan di luar rumah hingga pagi dengan membentang tikar dan kasur lipat.
"Kejadian begitu cepat. Guncangan sekitar jam 12 lewat membuat kami langsung berhamburan keluar rumah. Kami memutuskan tetap di luar, hanya masuk sebentar untuk ambil tikar dan kasur lipat," ujar Ria, Kamis (9/4/2026).
Rian menambahkan, meski dampak di wilayahnya tidak separah Dusun 1 Aukoli, namun warga tetap waspada.
"Tidak ada korban jiwa, luka-luka ada beberapa. Ibu hamil dan bayi masih duduk di depan halaman rumah," ungkap Rian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang warga dilaporkan sempat pingsan akibat tertimpa lemari saat guncangan terjadi, namun telah dievakuasi oleh warga lainnya.
Baca juga: Kesaksian Warga : Kami Trauma Gempa, Kami Tidur di Luar Rumah Beralaskan Terpal dan Tikar
Catatan Gempa
Gempa di Flores Timur
Dampak Gempa di Flores Timur
Dampak Gempa Flores Timur
Penyebab Gempa Flores Timur
BMKG Ungkap Penyebab Gempa Flores Timur
Tribun Flores.com
Desa Terong Adonara
Pelabuhan Terong
Desa Terong
Terong Flores Timur
Warga Desa Terong
Desa Terong dan Lamahala
| Peralihan Musim, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Mengguyur Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan |
|
|---|
| 139 Rumah dan Fasum di Desa Terong Flores Timur Rusak Akibat Gempa |
|
|---|
| Kesaksian Warga : Kami Trauma Gempa, Kami Tidur di Luar Rumah Beralaskan Terpal dan Tikar |
|
|---|
| Gempa M 4,7 Guncang Lembata NTT, BMKG Catat 64 Gempa Susulan Terjadi hingga Kamis Siang |
|
|---|
| Abdul Hamid Minta Bantuan Cepat: Posko dan Makanan untuk Korban Gempa di Flores Timur |
|
|---|