Jumat, 8 Mei 2026

Berita Manggarai Timur

Kementerian HAM Beri Penguatan Kapasitas HAM Bagi Peserta Didik SMAK Pancasila Borong

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI gencar melakukan sosialisasi terkait Hak Asasi Manusia dengan menyasar ke sekolah-sekolah atau Perguruan Tinggi

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Kementerian HAM Beri Penguatan Kapasitas HAM Bagi Peserta Didik SMAK Pancasila Borong
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
Kegiatan Sosialiasi Peningkatan Kapasitas HAM bagi peserta didik di SMAK Pancasila Borong. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI gencar melakukan sosialisasi terkait Hak Asasi Manusia dengan menyasar ke sekolah-sekolah atau Perguruan Tinggi, salah satunya melakukan sosialiasi terkait Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia bagi peserta didik SMAK Pancasila Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Kegiatan yang diangkat dengan tema 'Perdamaian Hanya Bisa Terwujud Dengan Membangun Persaudaraan' itu berlangsung di pelataran SMAK Pancasila Borong, Selasa 14 Oktober 2025.

Hadir dalam kegiatan sosialiasi tersebut  juga selaku pemateri yakni Thomas H. Suwarta, Staf Khusus Menteri HAM RI, dan Romanus Ndau Penggiat HAM dan Demokrasi. 

Hadir juga Korwas SMA/SMK, SLB Kabupaten Manggarai Timur Lukas Sumba, Wakil Ketua MKKS SMA Kecamatan Borong, Konstantinus Everson Rada, Kepala SMAK Pancasila Borong, RD Pankrasius Wahu Nudan, para guru dan peserta didik SMAK Pancasila Borong

 

Baca juga: Faktor Ekonomi Jadi Alasan Tertinggi Kasus Perceraian yang Didaftarkan di Pengadilan Agama Ruteng

 

 

Thomas H. Suwarta, Staf Khusus Menteri HAM RI, dalam kesempatan itu, menerangkan, kegiatan sosialiasi tentang penguatan kapasitas HAM bagi pelajar atau perserta didik di lingkungan sekolah dan kampus itu merupakan salah satu program KemenHAM. 

"Mengapa kita menyasar kelompok pelajar atau mahasiswa, karena kesadaran HAM khusus untuk pelajar sangat strategis dan penting sekali. Kita sama-sama ingin agar misi dari Presiden Prabowo sendiri untuk memastikan penguatan fondasi dalam konteks bernegara itu hak asasi manusia,"ujarnya.

Ia menyebut, asstacita pertama Kabinet Prabowo-Gibran adalah memperkokoh nilai pancasila, hak asasi manusia, dan demokrasi. 

"Salah satu yang kami lakukan adalah mendatangi sekolah-sekolah dan kampus juga kelompok pelaku usaha dan ASN. Sehingga pengarusutamaan HAM betul-betul bisa menjadi napas baru dalam kehidupan masyarakat,"ujarnya.

Lanjut Thomas, saat ini di komunitas pelajar cukup banyak terjadi problem-problem tentang hak asasi manusia salah satu di antaranya adalah bullying atau perundungan. 

Ia mengungkapkan saat ini kasus bullying di lingkungan sekolah marak terjadi, bahkan korban hingga meninggal dunia. Karena itu untuk menekan masalah-masalah tersebut, maka harus secara terus-menerus memberikan kesadaran tentang HAM salah satunya melakukan sosialiasi tentang HAM di lingkungan sekolah karena itu sangatlah strategi dan penting.

"Saya pikir paling penting adalah kita harus terus menerus memberikan penyadaran tentang nilai-nilai hak asasi manusia kepada anak-anak. Kadang anak-anak sendiri tidak tahu ada ketidakpahaman terhadap sesuatu yang berkaitan dengan HAM. Ada sesuatu yang sangat serius tetapi dianggap biasa.  Mengenai bullying kekerasan verbal. Itu bisa menyerang pskologi seseorang,"ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved