Kamis, 11 Juni 2026

Berita Manggarai

530 Warga di Manggarai Raya Terpapar HIV/AIDS

-Sebanyak 535 warga di Manggarai Raya yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur terpapar HIV/AIDS dari tahun 2013 sampai Agustus 2025.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto 530 Warga di Manggarai Raya Terpapar HIV/AIDS
Tribunnews.com/Robert Ropo
Kegiatan sosialisasi HIV/AIDS bagi peserta didik di SMK Sadar Wisata Ruteng. 
Ringkasan Berita:
  • Sejak 2013, 535 kasus HIV/AIDS ditemukan di Manggarai Raya, dengan mayoritas penderita usia produktif dan ibu rumah tangga, sehingga KPAD menekankan pentingnya pengobatan rutin serta pemeriksaan kesehatan berkala.
  • Penderita diminta rutin konsumsi obat gratis sesuai anjuran dokter.
  • Masyarakat diimbau melakukan pemeriksaan rutin untuk pencegahan.

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG-Sebanyak 535 warga di Manggarai Raya yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur terpapar HIV/AIDS dari tahun 2013 sampai Agustus 2025.

Sekertaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Manggarai, Kosmas Takung menyampaikan itu kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin 1 Desember 2025.

Kosmas menerangkan, total temuan kasus baru 535 kasus HIV/AIDS itu dengan rincinan, Kabupaten Manggarai sebanyak 340 kasus, Manggarai Barat 84, Manggarai Timur 87 kasus dan rujuk masuk sebanyak 17 kasus. 

Kosmas juga menerangkan, kasus tersebut dengan korban perempuan sebanyak 45,3 persen dan laki-laki sebanyak 54,7 persen dengan usia 25-49 tahun yang mendominasi penderita HIV/AIDS tersebut. 

Baca juga: BUMDes Wawowae Ngada Ekspor 10 Ton Kopi ke Australia

 

Kosmas juga menerangkan, dari jumlah kasus tersebut, ibu rumah tangga (IRT) menjadi penderita terbanyak dengan total 32,56 persen. Kemudian disusul eks perantauan 11.53 persen, wiraswasta 8,93 persen, pekerja swasta 8,36 persen, petani 8,07 persen, PNS 5,48 persen, honorer 5,19 persen, mahasiswa 5,19 persen, belum bekerja 4,32 persen, guru swasta 2,59 persen, swasta salon 2,31 persen, wanita pekerja seks 1,73 persen, sopir 1,73 persen, pelajar 1,15 persen, dan ojek 0,86 persen. 

Kosmas juga menerangkan,status pengobatan kasus baru 2013 sampai September 2025 dengan rincian on art 57.4 persen, lost follow up 29.3 persen, dan meninggal dunia 13.4 persen. 

Ketika ditanya terkait dari jumlah pasien yang terdata dan sedang dalam perawatan, apakah ada pasien yang sudah tidak mau mengkonsumsi obat anjuran dokter, kata Kosmas, ada, namun ia tidak mengetahui berapa jumlahnya. 

Kosmas juga mengimbau kepada penderita HIV/AIDS untuk rutin mengkonsumsi obat yang dianjurkan dokter dan obat yang diberikan pun tanpa biaya alias gratis. Selain itu, bagi warga masyarakat agar segera melakukan pemeriksaan secara rutin agar bisa dicegah. (rob)  

Berita TIRBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved