Jumat, 8 Mei 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa PBSI 2025 A Unika Santu Paulus Ruteng Rayakan Buku Aku Karya Arcangela

Kegiatan yang bertujuan menghidupkan ruang pengetahuan dan literasi mahasiswa itu diselenggarakan atas kerja sama Kelas PBSI 2025 A

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Mahasiswa PBSI 2025 A Unika Santu Paulus Ruteng Rayakan Buku Aku Karya Arcangela
TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIKA SANTU PAULUS RUTENG
Mahasiswa Kelas 2025 A Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT merayakan Buku Aku Karya Arcangela melalui kegiatan membaca dan berdiskusi Bersama di Aula Van Rossmalen Unika Santu Paulus Ruteng, Sabtu (13/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan yang bertujuan menghidupkan ruang pengetahuan dan literasi mahasiswa itu diselenggarakan atas kerja sama Kelas PBSI 2025 A dengan komunitas Rumah Baca Aksara dan UKM Literasi Sastra. 

 

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Mahasiswa Kelas 2025 A Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT merayakan Buku Aku Karya Arcangela melalui kegiatan membaca dan berdiskusi Bersama di Aula Van Rossmalen Unika Santu Paulus Ruteng, Sabtu (13/12/2025). 

Kegiatan yang bertujuan menghidupkan ruang pengetahuan dan literasi mahasiswa itu diselenggarakan atas kerja sama Kelas PBSI 2025 A dengan komunitas Rumah Baca Aksara dan UKM Literasi Sastra. 

Ketua Program Studi PBSI, Bonefasius Rampung, S.Fil., M.Pd. dalam sambutan membuka kegiatan mengukapkan pentingknya pentingnya Bahasa dalam mengembangkan pengetahuan dan proses kreatif. 

“Bahasa boleh disebut sebagai makhota semua ilmu. Tak ada satu ilmu pun yang tidak membutuhkan Bahasa, Kita hidup dalam Bahasa. Kehidupan merupakan Bahasa itu sendiri dan sebaliknya. Karena itu, kegiatan ini merupakan salah satu wujud implementasi penggunaan Bahasa melalui proses kreatif menulis,” ungkap Rohaniwan Keuskupan Ruteng itu. 

 

 

 

Baca juga: Penampakan Gedung Gereja Katolik Baru Unika Santu Paulus Ruteng Kini Berdiri Megah

 

 

 

 

 

Dosen yang biasa disapa Romo Bone itu juga mengajak mahasiswa peserta diskusi untuk terus menjadi petani kata. 

“Mahasiswa harus menjadi petani kata dengan terus berproses dalam membaca dan menulis. Kegiatan ini menjadi inspirasi bahwa menulis itu abadi dalam sejarah. Verba Volant, Scripta Manent,” hapar Romo Bone.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved