Unika Santu Paulus Ruteng
Prodi PGPAUD Unika Ruteng Gelar Seminar Ilmiah Penguatan Profesionalisme Guru PAUD
Seminar Ilmiah ini merupakan salah satu kegiatan akademik wajib Prodi PGPAUD pada Semester Ganjil T
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Unika-Ruteng-Seminar-Guru-PGSD.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng menggelar Seminar Ilmiah Daring bertema “Penguatan Profesionalisme Guru PAUD Menuju Pendidikan Anak Usia Dini yang Berkualitas”, Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA dan diikuti oleh 152 peserta secara daring.
Seminar Ilmiah ini merupakan salah satu kegiatan akademik wajib Prodi PGPAUD pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen. Acara dibuka dengan doa, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, serta dimoderatori oleh Gervasius Adam, M.Or.
Sekretaris Prodi PGPAUD, Emilia M. G. Taran, M.Pd., dalam sambutannya mewakili Ketua Prodi sekaligus membuka kegiatan seminar, menegaskan bahwa Prodi PGPAUD memiliki peran sentral, krusial, dan relevan dalam menyiapkan pendidik PAUD yang berkualitas. Menurutnya, profesionalisme guru PAUD bukan sekadar soal gelar akademik, melainkan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan teknologi, serta memiliki pemahaman mendalam tentang perkembangan anak usia dini di era modern.
“Seminar ini diharapkan menjadi laboratorium intelektual untuk bertukar gagasan, mengasah pemikiran, dan melahirkan rekomendasi konkret serta aksi nyata yang dapat ditindaklanjuti dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di Prodi PGPAUD,” ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa PBSI 2025 A Unika Santu Paulus Ruteng Rayakan Buku Aku Karya Arcangela
Seminar Ilmiah ini menghadirkan empat pemateri yang merupakan dosen Prodi PGPAUD UNIKA St. Paulus Ruteng. Pemateri pertama, Maria Fatima M. Angkur, M.Pd., memaparkan makalah berjudul “Dari Guru Tradisional menuju Guru Profesional: Upaya Mewujudkan PAUD Bermutu”.
Ia menekankan pentingnya transformasi guru PAUD dari pola tradisional menuju profesionalisme sejati sebagai prasyarat utama terwujudnya pendidikan anak usia dini yang bermutu. Ia juga merekomendasikan perluasan akses peningkatan kualifikasi guru, pengembangan budaya organisasi di lembaga PAUD, serta komitmen guru untuk terus mengembangkan diri.
Pemateri kedua, Maria D. V. Banggur, M.Kom., membawakan materi “Transformasi Digital dan Kesiapan E-Pedagogi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indonesia 2024/2025”. Ia menyoroti peluang dan tantangan transformasi digital di PAUD, terutama kesenjangan literasi digital guru dan orang tua, keterbatasan infrastruktur di daerah 3T, serta belum adanya pedoman nasional terkait screen time bagi anak usia dini. Ia merekomendasikan penguatan pelatihan e-pedagogi, kebijakan afirmatif infrastruktur, serta peningkatan literasi digital keluarga.
Pemateri ketiga, Adriani T. Ina Talu, M.Pd., melalui makalah “Komunitas Belajar sebagai Ekosistem Profesional Berkelanjutan bagi Pendidik PAUD di Era Digital”, mengulas pentingnya komunitas belajar atau Professional Learning Community (PLC) sebagai wadah kolaboratif dan reflektif bagi guru PAUD.
Ia menyimpulkan bahwa komunitas belajar berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, kualitas pembelajaran, serta interaksi guru dengan anak.
Sementara itu, pemateri terakhir, Emilia M. G. Taran, M.Pd., mengangkat topik “Guru PAUD Reflektif: Mendorong Pertumbuhan Profesional Berkelanjutan”. Ia menekankan refleksi diri sebagai fondasi utama pengembangan profesional guru PAUD. Melalui berbagai model refleksi dan analisis tantangan, ia mendorong terbentuknya budaya reflektif baik pada level individu maupun institusi PAUD.
Selama sesi diskusi dan tanya jawab, para peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi, sehingga memperkaya pemahaman tentang penguatan profesionalisme guru PAUD.
Seminar Ilmiah ini diharapkan mampu mendorong para calon guru dan pendidik PAUD menjadi lebih kreatif, inovatif, dan profesional demi terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
Kegiatan ditutup dengan kata penutup dari Ketua Panitia Seminar dan doa penutup, disertai harapan agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil seminar dalam praktik pendidikan di masa mendatang. (**)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Mahasiswa PBSI 2025 A Unika Santu Paulus Ruteng Rayakan Buku Aku Karya Arcangela |
|
|---|
| Penampakan Gedung Gereja Katolik Baru Unika Santu Paulus Ruteng Kini Berdiri Megah |
|
|---|
| Pembukaan ICEHHA V 2025, Rektor Unika Santu Paulus Ruteng Tegaskan Pentingnya Knowledge in Action |
|
|---|
| Kisah Astika, Anak Penyuling Moke, Lulus Cum Laude di Unika Santu Paulus Ruteng |
|
|---|
| Unika Santu Paulus Ruteng Adakan Pembekalan KKN |
|
|---|