Kamis, 11 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Unika Santu Paulus Ruteng Adakan Pembekalan KKN

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menggelar Pembekalan KKN Mahasiswa/i Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Unika Santu Paulus Ruteng Adakan Pembekalan KKN
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIKA SANTU PAULUS RUTENG
PEMBEKALAN-Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menggelar Pembekalan KKN Mahasiswa/i Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik di Aula Gedung Utama Timur (GUT) Lantai 5, Senin 8 Desember 2025.  

Ringkasan Berita:
  • Membekali mahasiswa sebelum menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 13 kelurahan Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, NTT.
  • Menekankan KKN sebagai wadah pembentukan karakter, kepekaan sosial, dan tanggung jawab profesional.
  • KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang formasi untuk memahami dan melayani masyarakat.

 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG-Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menggelar Pembekalan KKN Mahasiswa/i Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik di Aula Gedung Utama Timur (GUT) Lantai 5, Senin, 8 Desember 2025. 

Kegiatan ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat di 13 kelurahan di Kecamatan Langke Rembong kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Rektor Unika St. Paulus Ruteng, Agustinus Manfred Habur dalam sambutaanya menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi membentuk karakter, kepekaan sosial, dan tanggung jawab profesional mahasiswa.

“KKN bukan sekadar kewajiban akademik. KKN menjadi ruang formasi untuk melihat, memahami, dan melayani masyarakat secara konkret,” tegas Rektor di hadapan mahasiswa Teknik Sipil.

Ia mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu teknik dengan realitas sosial masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa pengetahuan, tetapi juga membawa cara pandang baru tentang pembangunan yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan.

Baca juga: Menjelang Natal, Permintaan Minyak Kita dan Mentega di Kupang Melonjak Tajam


“Mahasiswa Teknik Sipil harus menggabungkan ilmu konstruksi dan perencanaan dengan konteks sosial, budaya, dan ekologi masyarakat. Pembangunan yang baik selalu berakar pada kebutuhan nyata warga,” tambahnya.

Berpikir Ilmiah, Bertindak Humanis di Tengah Masyarakat

Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya pendekatan ilmiah yang berjalan seiring dengan sikap humanis. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak memperlakukan masyarakat sebagai objek kegiatan, melainkan sebagai mitra sejajar.

“Gunakan pendekatan ilmiah melalui observasi dan perencanaan yang tepat. Namun, landasi seluruh proses dengan empati dan kerendahan hati. Masyarakat adalah mitra sejajar kalian,” ujarnya dengan tegas.

Mahasiswa didorong untuk hadir sebagai pemecah masalah di tengah masyarakat. Mereka ditantang membaca persoalan infrastruktur, sanitasi, tata ruang, dan keselamatan lingkungan secara kritis lalu menawarkan solusi teknis yang kontekstual dan berkelanjutan.

Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan KKN di 13 Kelurahan


Pembekalan ini juga menekankan pentingnya kerja lintas sektor. Rektor menyebut keberhasilan KKN sangat bergantung pada kemampuan mahasiswa membangun kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dosen pendamping, dan warga setempat.

“Tidak ada proyek yang berhasil tanpa kepercayaan dan kebersamaan. Bangunlah kolaborasi sebagai praktik nyata visi Unika yang transformatif dan kolaboratif,” katanya.

Selain itu, para mahasiswa membawa nama baik kampus selama menjalani KKN. Rektor meminta seluruh peserta menjaga disiplin, integritas, dan profesionalitas.

“Setiap perilaku kalian mencerminkan Unika Santu Paulus Ruteng. Tunjukkan sikap santun, jujur, dan bertanggung jawab dalam setiap interaksi dengan masyarakat,” lanjutnya.

Dari Inovasi Kecil Menuju Dampak Besar bagi Warga

Rektor juga mendorong mahasiswa untuk melahirkan inovasi sederhana namun bermakna selama KKN. Inovasi tersebut dapat berupa desain infrastruktur ramah lingkungan, solusi keselamatan konstruksi, atau edukasi teknis bagi warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved