Kamis, 16 April 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Aksi Pencurian Meningkat, Mahasiswa Unika Ruteng Ingatkan Warga Tenda Lebih Waspada

Salah satu kasus terjadi di sebuah rumah kos milik Remigius pada Jumat malam, 3 April 2026. Dalam peristiwa tersebut,

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Aksi Pencurian Meningkat, Mahasiswa Unika Ruteng Ingatkan Warga Tenda Lebih Waspada
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/HO-UNIKA RUTENG
FOTO - Mahasiswa Unika Ruteng saat melaksanakan liputan terkait kasus pencurian yang marak terjadi di Kota Ruteng beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus pencurian marak terjadi, menimbulkan keresahan warga, termasuk pencurian di rumah kos saat kondisi sepi.
  • Pelaku biasanya membobol pintu/jendela dan menyasar barang berharga; penanganan terkendala minim bukti dan saksi.
  • Warga diminta waspada, pasang CCTV, aktif ronda, dan segera laporkan aktivitas mencurigakan.

Oleh: Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng, Adelia Helvi, Jhohanes Baptista Sit, Angela Marischa Goo, Helena Jesika Adung 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Kasus pencurian di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan meningkat dalam beberapa waktu terakhir, khususnya di wilayah Tenda. Kondisi ini memicu keresahan warga yang khawatir terhadap keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.

Salah satu kasus terjadi di sebuah rumah kos milik Remigius pada Jumat malam, 3 April 2026. Dalam peristiwa tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya berhasil membawa kabur satu unit laptop merek Asus beserta charger laptop merek Acer. 

Sementara itu, beras sebanyak 20 kilogram sempat ditemukan kembali setelah dilakukan pengejaran.

Peristiwa pencurian terjadi saat kondisi lingkungan relatif sepi karena sebagian penghuni kos sedang libur Paskah. Diduga, pelaku masuk dengan cara mencungkil jendela menggunakan alat tumpul.

 

Baca juga: Halal Bihalal Unika Santu Paulus Ruteng Perkuat Harmoni dan Sinergi di Lingkungan Kampus

 

 

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, proses penanganan mengalami kendala lantaran korban tidak memiliki nomor seri (SNID) perangkat yang hilang, sehingga menyulitkan proses pelacakan.

Pemilik kos mengaku telah melakukan sejumlah langkah pengamanan, seperti mengganti pintu dengan kunci gagang serta memperbarui jendela. 

Ke depan, ia berencana memperketat aturan bagi penghuni, termasuk membatasi jam kunjungan, melarang tamu menginap, dan memasang kamera pengawas (CCTV) di area strategis.

“Penghuni diimbau untuk selalu memastikan pintu dan jendela terkunci serta tidak sembarangan menerima orang asing,” ujarnya.

Menanggapi maraknya kasus pencurian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ruteng turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Kerap Terjadi di Lingkungan Sepi

Perwakilan Satpol PP, Tarsi, menyebutkan bahwa tindak pencurian kerap terjadi saat lingkungan dalam kondisi sepi, terutama pada malam hari atau ketika banyak penghuni meninggalkan tempat tinggal.

“Pemilik kos perlu memperketat aturan bagi penghuni dan tamu. Pemasangan CCTV juga menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan,” katanya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved