Minggu, 14 Juni 2026

Unika Santu Paulus Ruteng

Mahasiswa Unika Ruteng : Berpendidikan Tetapi Mengapa Tak Punya Rasa Peduli

Pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada pembentukan otak, melainkan juga pembentukan hati. Tanpa adanya kepedulian, ilmu pengetahuan

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Mahasiswa Unika Ruteng : Berpendidikan Tetapi Mengapa Tak Punya Rasa Peduli
TRIBUNFLORES. COM/HO-DOK PRIBADI
Agnesta Aldini  Kurnia, Mahasiswa Unika Ruteng 

Nama : Agnesta Aldini  Kurnia
Kelas  : 2025D
Prodi  : PBI

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada pembentukan otak, melainkan juga pembentukan hati. Tanpa adanya kepedulian, ilmu pengetahuan yang tinggi justru bisa menjadi alat destruktif bagi masyarakat.

Menempuh pendidikan tinggi tidak selalu menjamin tumbuhnya empati dan kepedulian sosial. Banyak orang pintar secara akademis, namun gagal menerapkan ilmunya untuk memahami realitas di sekitarnya.

Pendidikan seharusnya menjadi jembatan antara pengetahuan dan tindakan. Tanpa adanya kepedulian, ilmu yang tinggi hanya menjadi alat untuk kepentingan egoistis semata.

Banyak pendidik yang tidak memiliki nilai karakter yang baik salah satu contoh nyata yang seringkali kita lihat seperti membuang sampah sembarangan tanpa memperdulikan bagaimana dengan kondisi lingkungan sekitar dengan tidak memiliki rasa empati terhadap  lingkungan masyarakat setempat.

Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan peradaban dan instrumen kunci untuk membentuk karakter, pola pikir kritis, serta kemandirian individu. Lebih dari sekadar mencari nilai akademis, pendidikan berfungsi sebagai proses seumur hidup yang membekali manusia untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Baca juga: Simak Pandangan Mahasiswa Unika Ruteng Soal Judi Online di Kalangan Mahasiswa 

Salah satu hal yang sangat penting dan harus dimiliki manusia dalam hidupnya adalah pendidikan. Pendidikan dapat membentuk seseorang sehingga menjadi memiliki rasa atau nilai yang luhur dalam diri, bertanggung jawab, disiplin, moderat, toleransi dan cinta kasih.

Di samping fungsi utama dari pendidikan itu sendiri yaitu memberikan keterampilan serta pengetahuan terhadap setiap yang terlibat di dalamnya.

Saat ini generasi muda sangat memerlukan pendidikan karakter. Mengapa demikian? Karena generasi muda merupakan penerus dari generasi saat ini yang akan memimpin bangsa Indonesia di masa depan. Dengan kata lain, generasi muda yang akan menentukan arah bangsa Indonesia ke depannya.

Oleh sebab itu, maka sangat penting pendidikan karakter diberikan kepada generasi muda untuk mempersiapkan diri mereka untuk masa yang akan datang.

Beberapa manfaat dari pendidikan karakter di antaranya Membentuk pribadi generasi muda menjadi disiplin dan bertanggung jawab terhadap segala sesuatu.Membentuk pribadi yang memiliki akhlak yang mulia dan bermoral tinggi bagi generasi muda.

Menjadikan generasi muda memiliki rasa peduli dengan sesama dan senantiasa menebar rasa cinta kasih di muka bumi.Membentuk pribadi generasi muda menjadi pribadi yang menjunjung tinggi rasa toleransi dan menghargai serta menghormati setiap perbedaan yang terjadi.

 Jika pendidikan penting bagi masa depanmu maka mulailah dari mendidik karakter,karena dengan karakter yang baik, pendidikan tidak mungkin di pandang rendah oleh orang-orang yang tidak berpendidikan.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved