Harga Bahan Pokok di Sikka
Update Harga Pangan, Cabai Merah Besar Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram di Pasar Alok Maumere
Harga bahan pokok atau sembako di Pasar Alok, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/CABAI-HARGA-TERBARU.jpg)
Laporan Reporter Magang TRIBUNFLORES.COM, Nona Elsy
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Berikut harga bahan pokok atau sembako di Pasar Alok, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terbaru pada Selasa (21/10/2025).
Untuk sayuran segar, wortel dan buncis dijual Rp 20.000 per kilogram, sedangkan setengah kilogramnya Rp 10.000. Pare lima buah dijual Rp20.000, dan timun lima buah Rp10.000.
Kentang dijual Rp 20.000 per kilogram, dan kembang kol satu pohon Rp 8.000.
Harga cabai keriting mencapai Rp 20.000 per kilogram, sementara setengah kilogram dijual Rp 18.000. Daun sup, daun bawang, dan daun bawang prei masing-masing dijual Rp 5.000 per ikat.
Baca juga: Gubernur NTT Usul Kawasan Ekonomi Khusus Ke Kemenkoinfora
Tomat Rp 7.000 per kilogram, kemangi tiga ikat Rp 5.000, dan sereh satu ikat Rp 5.000.
Untuk kebutuhan dapur lainnya, jahe dijual Rp 20.000 per kilogram, kol satu pohon Rp 10.000, dan sawi Rp 10.000.
Kangkung dijual Rp5.000 per ikat, labu jepang tiga buah Rp 5.000, serta bayam dua ikat Rp 5.000.
Harga cabai merah besar masih cukup tinggi, yakni Rp 80.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dijual Rp 8.000 per gelas besar dan Rp 5.000 per gelas kecil.
Daun salam dua tusuk Rp 5.000, jeruk nipis dua buah Rp 5.000, daun jeruk satu ikat Rp 5.000, asam tiga bungkus Rp 10.000, lengkuas Rp 5.000, dan tempe satu potong Rp 5.000.
Baca juga: 100 Hektare Lahan Pertanian di Desa Nginamanu Ngada Belum Digarap dengan Baik