DBD di Sikka
Cegah DBD, Warga Dusun Kahat Kangae Sikka Kerja Bakti Rutin
Untuk mengurangi dan mencegah Demam Berdarah, warga Dusun Kahat, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka NTT kerja bakti.
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kokowahor.jpg)
Ringkasan Berita: Untuk mengurangi dan mencegah Demam Berdarah, warga Dusun Kahat, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Untuk mengurangi dan mencegah Demam Berdarah, warga Dusun Kahat, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal.
Mulai dari anak-anak, para remaja, ibu-ibunya dan bapa-bapa bergotong-royong menyapu halaman dan bahu jalan. Sebagian di antaranya memangkas tanaman pagar yang meninggi dan tidak terawat.
Dusun Kahat terletak di Jalan Waipare - Bola. Karena kondisi jalan yang terhambat tanaman liar, warga berinisiatif membasmi ilalang liar yang menjulang, pohon yang tingginya melewati kabel listrik.
Peralatan yang digunakan para warga yakni sapu lidi, parang, sabut, dan mesin pemangkas rumput. Rerumputan hijau maupun tanaman yang sudah mulai menua pun sebua dipangkas rata dengan tanah.
Baca juga: Enam Jam Terakhir, Gunung Ili Lewotolok Lembata di NTT Meletus 446 Kali
Sebagian rumput yang sudah dipangkas, ditumpuk bersama sampah yang disapu, lalu dibakar. Asap putih menggumpal kecil, dan lingkungan seketika terlihat bersih dan rapih, tidak seperti sebelumnya.