DBD di Sikka
Cegah DBD, Warga Dusun Kahat Kangae Sikka Kerja Bakti Rutin
Untuk mengurangi dan mencegah Demam Berdarah, warga Dusun Kahat, Desa Kokowahor, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka NTT kerja bakti.
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kokowahor.jpg)
Kepala Dusun Kahat, Hans Suhardin kepada Tribun Flores.com, Sabtu (17/1/2026), menyampaikan kegiatan tersebut melibatkan warga dari RT 05, RT 06, RT 07, dan RT 08.
"Kegiatan ini rutin dari tahun kemarin. Jadwal rutin setiap Sabtu, kita ada kerja bakti umum," katanya.
Kata Dusun Hans, kerja bakti ini berlanjut hingga 2026. Karena pemerintah bersama masyarakat terus berupaya menekan angka Demam Berdarah.
Salah seorang pemuda asal Kahat, Petrus Rinto menyampaikan kerja bakti rutin tersebut merupakan hal baik yang selama ini dilakukan masyarakat.
"Karena ini juga sudah tahun baru, saya kira ini hal yang baik dari pemerintah bersama masyarakat untuk pertahankan kerja bakti ini," ujarnya.
Rinto menjelaskan, sebagai masyarakat dirinya sadar akan kebersihan lingkungan. Menurutnya sumber penyakit seperti demam berdarah itu selalu berawal dari perilaku manusia.
"Apabila kita sebagai masyarakat tidak sadar, maka dengan sendirinya kita membiarkan hidup kita semakin dekat dengan bahaya yang mengancam," katanya.
Dusun Kahat sendiri merupakan Dusun yang memiliki penduduk yang mata pencaharian sebagai petani. Dusun ini berjarak sekitar dua kilometer dari jalan utama Trans Flores.
Dari pusat Kota Maumere, dapat ditempuh dengan waktu 20 menit untuk sampai di Dusun Kahat. Dusun Kahat berbatasan langsung dengan Desa Watumilok, Kecamatan Kangae. (moa)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News