Rabu, 6 Mei 2026

Universitas Nusa Nipa

Unipa Maumere Matangkan Implementasi Kurikulum OBE, Perkuat Hard Skill dan Soft Skill Mahasiswa

“OBE bukan sekadar kebijakan yang dituangkan dalam peraturan menteri lalu harus diikuti. Ini menjawab ko

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Unipa Maumere Matangkan Implementasi Kurikulum OBE, Perkuat Hard Skill dan Soft Skill Mahasiswa
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/YT TRIBUN FLORES
Wakil Rektor I UNIPA, Dr. Hendrikus Pedro, S.Fil., M.A. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Universitas Nusa Nipa (UNIPA) terus memperkuat penerapan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) guna memastikan lulusannya kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Wakil Rektor I UNIPA, Dr. Hendrikus Pedro, S.Fil., M.A., menegaskan bahwa OBE bukan sekadar mengikuti regulasi pemerintah, melainkan menjadi kebutuhan nyata pendidikan tinggi di tengah perubahan zaman.

“OBE bukan sekadar kebijakan yang dituangkan dalam peraturan menteri lalu harus diikuti. Ini menjawab kondisi riil yang kita hadapi sekarang,” ujarnya.

Menurut Hendrikus, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan media sosial telah mengubah karakter serta pola belajar mahasiswa. Karena itu, perguruan tinggi perlu merefleksikan kembali tujuan pendidikan dengan menetapkan profil lulusan yang jelas.

 

Baca juga: Unipa Perkuat Kurikulum OBE, Prof Prihandoko: Berorientasi pada Kebutuhan Dunia Kerja

 

 

“Pertanyaannya, kita mau menghasilkan sarjana seperti apa? Kompetensi apa yang mereka miliki? Apa yang bisa mereka lakukan di dunia kerja?” jelasnya.

Profil lulusan disusun berdasarkan pengalaman pembelajaran dan masukan para pemangku kepentingan, termasuk pengguna lulusan dan dunia industri. Dari profil tersebut, kurikulum diturunkan ke struktur mata kuliah, capaian pembelajaran, hingga sistem penilaian.

Tidak Hanya Hard Skill, tetapi Juga Soft Skill

Dalam penerapan OBE, penilaian tidak hanya menitikberatkan pada hard skill, tetapi juga soft skill seperti kemampuan bekerja dalam tim, kolaborasi, dan sikap profesional.

“Mahasiswa tidak hanya dinilai dari angka A, B, atau C, tetapi kompetensi apa yang mereka kuasai setelah mengikuti mata kuliah tertentu,” katanya.

Ke depan, mahasiswa juga akan memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang memuat rekam jejak kompetensi berdasarkan proses pembelajaran yang dijalani.

Kurikulum berbasis OBE di UNIPA telah diproses sejak dua tahun terakhir dan diimplementasikan secara bertahap melalui berbagai kajian serta peningkatan kapasitas dosen.

Dalam workshop terbaru, UNIPA menghadirkan dosen Universitas Gunadarma, Prof. Dr. Prihandoko, S.Kom., M.I.T., Ph.D., sebagai narasumber.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved