Berita Ngada
Suka Cita Natal 2025 di Rutan Bajawa, 63 WBP Terima Remisi Khusus dan Terharu
Menjelang pelaksanaan perayaan Ekaristi di Kapela Rutan, sebanyak 63 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) resmi menerima Remisi Khusus (RK)
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/WBP-Rutan-Bajawa-NTT.jpg)
Ringkasan Berita:
- Menjelang pelaksanaan perayaan Ekaristi di Kapela Rutan, sebanyak 63 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) resmi menerima Remisi Khusus (RK) Natal tahun 2025, Kamis (25/12/2025).
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM,BAJAWA-Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bajawa pada peringatan Hari Raya Natal. Menjelang pelaksanaan perayaan Ekaristi di Kapela Rutan, sebanyak 63 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) resmi menerima Remisi Khusus (RK) Natal tahun 2025, Kamis (25/12/2025).
Penyerahan surat keputusan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Rutan Bajawa, Prianggoro Agung Wibowo, kepada perwakilan warga binaan di hadapan seluruh staf pejabat struktural, pegawai, serta seluruh warga binaan yang hadir memadati kapela.
Dalam sambutannya, Karutan Bajawa menekankan bahwa remisi ini bukan sekadar pengurangan masa hukuman, melainkan bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku para warga binaan selama menjalani masa pemidanaan.
"Remisi ini adalah hadiah atas kesungguhan saudara-saudara dalam mengikuti program pembinaan dan menjaga kondusifitas di dalam Rutan. Saya berharap momentum Natal ini menjadi titik balik bagi saudara semua untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi di masa depan," ujar Agung.
Baca juga: Natal 2025, 99 WBP Rutan Ruteng Dapat Remisi Khusus
Beliau juga berpesan agar warga binaan tetap disiplin dan taat pada aturan yang berlaku, karena perilaku baik adalah kunci utama untuk mendapatkan hak-hak integrasi lainnya.
Kebahagiaan terpancar jelas dari raut wajah para warga binaan yang menerima pemotongan masa tahanan tersebut. Salah satu warga binaan yang menerima remisi namun enggan disebutkan namanya, mengaku sangat bersyukur atas kado Natal yang ia terima tahun ini.