Cuaca Ekstrem di Ngada
Cuaca Ekstrem di Ngada: Sejumlah Rumah Rusak dan Akses Jalan Terhambat Pohon Tumbang
Dipicu cuaca buruk ejumlah pohon tumbang dan kerusakan bangunan di beberapa titik Kabupaten Ngada, Selasa (20/1/2026).
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/rumah-rusak-ngada.jpg)
BPBD Ngada memastikan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah desa serta kelurahan guna penanganan lanjutan serta pendataan dampak kerusakan secara menyeluruh.
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di wilayah Bajawa, Kabupaten Ngada, terpantau masih gerimis disertai angin kencang yang terjadi sejak malam tadi.
BMKG menyebut sirkulasi siklonik sebelumnya terpantau berada di selatan Nusa Tenggara Barat dan telah berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
Keberadaan sistem ini membentuk serta memperkuat daerah konvergensi dalam skala luas di wilayah selatan Indonesia, meliputi Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Meskipun Bibit Siklon Tropis 96S saat ini telah melemah dan dinyatakan punah, namun dinamika atmosfer kembali menunjukkan adanya pembentukan Bibit Siklon Tropis 97S di wilayah Laut Timor.
Sistem baru ini kembali meningkatkan pola konvergensi dan mendukung peningkatan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
BMKG juga menetapakan status awas terhadap kondisi cuaca di wilayah Nusa Tengggara Timur (NTT) periode 20-22 Januari 2026. Pada periode ini BMKG memprakirakan hujan sangat lebat hingga ekstrem dan angin kencang melanda wilayah NTT. (cha)
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News