Sabtu, 18 April 2026

Berita Ngada

Setahun Kepemimpinan Raymundus–Bernadinus di Ngada, Begini Komentar Masyarakat Ngada

Di sektor pendidikan, Bupati Raymundus dan Wakil Bupati Bernadinus mendorong kolaborasi dengan sejumlah kampus

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Setahun Kepemimpinan Raymundus–Bernadinus di Ngada, Begini Komentar Masyarakat Ngada
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR 
PEDAGANG - Hermanus Lobo dan Lukas, pedagang di parang di Emperan Toko kita Bajawa, saat ditemui, Jumat 20 Februari 2026. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Kepemimpinan Raymundus Bena–Bernadinus Dhey Ngebu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ngada genap satu tahun, Jumat (20/2/2026).

Raymundus–Bernadinus resmi memimpin Kabupaten Ngada sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Dua mantan legislator Ngada itu mengusung visi “Membangun Desa, Menata Kota” sebagai arah pembangunan menuju Ngada yang maju dan berdaya saing.

Dalam setahun terakhir, sejumlah program telah dijalankan. Di bidang kebudayaan, pemerintah daerah memberikan dukungan pembangunan rumah adat (Sao) sebagai bentuk pelestarian tradisi dan identitas lokal.

Di sektor pendidikan, Bupati Raymundus dan Wakil Bupati Bernadinus mendorong kolaborasi dengan sejumlah kampus di luar NTT guna membuka akses beasiswa bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Selain itu, Pemda Ngada juga mengalokasikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) daerah bagi siswa-siswi dari keluarga prasejahtera.

 

Baca juga: Maraknya Koperasi Harian di Ngada, DPRD Soroti Risiko Utang Masyarakat

 

 

Untuk mendukung pelaku UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Ngada menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta bagi pelaku usaha kecil sebagai stimulus pengembangan bisnis.

Sementara di bidang  kesehatan, Pembangunan Fasilitas Kesehatan seperti Puskesmas. Bidang Infrastruktur, meningkatkan jalan antara kecamatan dan desa, hingga infrastruktur pertanian seperti jalan tani.

Meski demikian, di usia kepemimpinan yang genap setahun, masyarakat masih menyampaikan berbagai catatan dan harapan agar visi-misi yang diusung benar-benar dirasakan hingga ke lapisan bawah.

Hermanus Lobo, warga Bogenga, Kecamatan Bajawa, memberikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pada pelestarian adat dan budaya. Namun ia menilai sektor-sektor mendasar seperti UMKM, pertanian, dan infrastruktur dasar masih perlu perhatian lebih serius.

“Sudah masukkan proposal UMKM di Dinas Koperasi, tapi tidak ada realisasi. Mungkin negara tidak ada uang, kita juga tidak tahu,” ujarnya.

Ia mengaku selama ini pelaku usaha kecil hanya mendapat motivasi tanpa dukungan modal yang jelas.

“Kami hanya diberikan motivasi, suruh bikin kelompok, bikin proposal, tetapi tidak ada yang realisasi,” kata Hermanus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved