Berita Ngada
Setahun Kepemimpinan Raymundus–Bernadinus di Ngada, Begini Komentar Masyarakat Ngada
Di sektor pendidikan, Bupati Raymundus dan Wakil Bupati Bernadinus mendorong kolaborasi dengan sejumlah kampus
Penulis: Charles Abar | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Hermanus-Lobo-dan-Lukas.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Kepemimpinan Raymundus Bena–Bernadinus Dhey Ngebu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ngada genap satu tahun, Jumat (20/2/2026).
Raymundus–Bernadinus resmi memimpin Kabupaten Ngada sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Dua mantan legislator Ngada itu mengusung visi “Membangun Desa, Menata Kota” sebagai arah pembangunan menuju Ngada yang maju dan berdaya saing.
Dalam setahun terakhir, sejumlah program telah dijalankan. Di bidang kebudayaan, pemerintah daerah memberikan dukungan pembangunan rumah adat (Sao) sebagai bentuk pelestarian tradisi dan identitas lokal.
Di sektor pendidikan, Bupati Raymundus dan Wakil Bupati Bernadinus mendorong kolaborasi dengan sejumlah kampus di luar NTT guna membuka akses beasiswa bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Selain itu, Pemda Ngada juga mengalokasikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) daerah bagi siswa-siswi dari keluarga prasejahtera.
Baca juga: Maraknya Koperasi Harian di Ngada, DPRD Soroti Risiko Utang Masyarakat
Untuk mendukung pelaku UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Ngada menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta bagi pelaku usaha kecil sebagai stimulus pengembangan bisnis.
Sementara di bidang kesehatan, Pembangunan Fasilitas Kesehatan seperti Puskesmas. Bidang Infrastruktur, meningkatkan jalan antara kecamatan dan desa, hingga infrastruktur pertanian seperti jalan tani.
Meski demikian, di usia kepemimpinan yang genap setahun, masyarakat masih menyampaikan berbagai catatan dan harapan agar visi-misi yang diusung benar-benar dirasakan hingga ke lapisan bawah.
Hermanus Lobo, warga Bogenga, Kecamatan Bajawa, memberikan apresiasi terhadap perhatian pemerintah pada pelestarian adat dan budaya. Namun ia menilai sektor-sektor mendasar seperti UMKM, pertanian, dan infrastruktur dasar masih perlu perhatian lebih serius.
“Sudah masukkan proposal UMKM di Dinas Koperasi, tapi tidak ada realisasi. Mungkin negara tidak ada uang, kita juga tidak tahu,” ujarnya.
Ia mengaku selama ini pelaku usaha kecil hanya mendapat motivasi tanpa dukungan modal yang jelas.
“Kami hanya diberikan motivasi, suruh bikin kelompok, bikin proposal, tetapi tidak ada yang realisasi,” kata Hermanus.
Setahun Pimpin Ngada
Berita Ngada
Kabupaten Ngada
Bupati Ngada Raymundus Bena
Wabup Ngada
TribunFlores.com
| Maraknya Koperasi Harian di Ngada, DPRD Soroti Risiko Utang Masyarakat |
|
|---|
| Nasib Petani di Ngada Terlilit Utang Koperasi, Lima Tahun Gagal Panen |
|
|---|
| Pasca Tragedi Bocah SD Akhiri Hidup, Menteri P3A RI Tinjau Rumah Aman di Ngada NTT |
|
|---|
| 5.337 KK Ngada Masuk Miskin Ekstrem, Plt Kadinsos Jelaskan Alasan Keluarga YBR Tak Terdata |
|
|---|
| Pengunjung NTT Mart Ngada Didominasi Wisatawan, Minat Warga Lokal Relatif Tidak Terlalu Tinggi |
|
|---|