Kamis, 11 Juni 2026

Berita Ngada

Jalan Rusak Parah, Warga Riung Barat Ngada Turun Tangan Timbun Jalan Berlubang

Mereka bersama-sama menghimpun tenaga dan sumber daya untuk menutup lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang ruas jalan tersebut

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Jalan Rusak Parah, Warga Riung Barat Ngada Turun Tangan Timbun Jalan Berlubang
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
PERBAIKAN -Masyarakat bahu membahu perbaikan Jalan tidak di Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Kamis 12 Maret 2026. 

 

Ringkasan Berita:Mereka bersama-sama menghimpun tenaga dan sumber daya untuk menutup lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang ruas jalan tersebut

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM,BAJAWA – Warga Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), turun tangan menimbun lubang-lubang jalan yang rusak parah di ruas jalan kabupaten segmen Tanalain–Maronggela, Kamis (12/03/2026).

Aksi gotong royong ini dikoordinir langsung oleh Camat Riung Barat Andreas Gabriel Timotius Lou, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengusaha lokal, sopir travel, anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Daerah Pemilihan Riung Raya, hingga para kontraktor yang saat ini tengah mengerjakan proyek di wilayah Riung Barat.

Mereka bersama-sama menghimpun tenaga dan sumber daya untuk menutup lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang ruas jalan tersebut.

Sejak pagi hari, beberapa dump truck milik pengusaha lokal terlihat mengangkut material agregat. Material tersebut diambil dengan dukungan alat berat excavator yang saat ini sedang mengerjakan proyek jalan di Desa Wate.

 

Baca juga: Program TMMD, TNI Perbaiki Jalan Sepanjang 4400 Meter di Werang Sikka

 

 

Para sopir travel juga turut mengambil bagian dengan menggalang donasi di Pasar Manis Maronggela. Donasi tersebut digunakan untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) serta menyediakan konsumsi bagi para pekerja yang terlibat dalam kegiatan penimbunan jalan.

Dukungan juga datang dari Noni Wea, pemilik kuari setempat, yang secara sukarela memberikan material agregat secara cuma-cuma untuk ditebar pada segmen jalan yang rusak.

Langkah gotong royong ini merupakan bentuk kerja nyata masyarakat Riung Barat setelah berbagai keluhan dan aspirasi terkait kondisi jalan rusak dinilai belum mendapat penanganan yang memadai.

“Kami yang setiap hari menggunakan jalan ini. Kami sudah berteriak lewat gambar dan video, tetapi belum ada yang benar-benar membantu,” ungkap salah satu sopir travel.

Harapan juga disampaikan warga Desa Ngara I, Kecamatan Riung Barat, Mama Anna Winggu. Ia meminta pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved