Kamis, 4 Juni 2026

Kebakaran di Bajawa

Kantor Golkar Ngada Hangus Dilalap Api, Dokumen Partai Puluhan Tahun Jadi Abu

tor DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Ngada turut hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi di Kisanata

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Kantor Golkar Ngada Hangus Dilalap Api, Dokumen Partai Puluhan Tahun Jadi Abu
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
KEBAKARAN- Kondisi kantor Golkar Ngada pasca terbakar pada Kamis 04 Juni 2026. Dua rumah dan perpustakaan sekolah MIS-AL Quraba juga turut terbakar. 

"Dalam waktu singkat api menjalar ke Kantor Golkar dan menghanguskan seluruh atap serta isi kantor. Tidak ada yang berhasil diselamatkan," kata Romi.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Setelah hampir tiga jam berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.30 Wita. Warga kemudian mulai berdatangan untuk melihat langsung lokasi kebakaran yang telah porak-poranda.

Saat ini, seluruh area yang terdampak kebakaran telah dipasang garis polisi. Aparat kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk perangkat CCTV dari lingkungan sekolah untuk kepentingan penyelidikan.

"Semua dokumen kepartaian hangus terbakar. Yang tersisa hanya puing-puing bangunan," ujar Romi.

Menurutnya, kebakaran tersebut terjadi begitu cepat hingga melahap sejumlah bangunan di kompleks MIS Al-Quraba Bajawa dan Kantor Golkar Ngada.

Atas peristiwa tersebut, Romi Juji meminta pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di masa mendatang.

"Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama. Perlu adanya mitigasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebencanaan, khususnya kebakaran. Sosialisasi harus terus dilakukan," tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah untuk menambah ketersediaan armada dan peralatan pemadam kebakaran yang memadai.

"Kita di Ngada cukup sering menghadapi kasus kebakaran. Karena itu kesiapsiagaan armada dan perlengkapan pemadam perlu ditingkatkan agar penanganan bisa lebih cepat dan maksimal," tambahnya.

Selain itu, Romi mengusulkan adanya skema perlindungan atau asuransi bagi fasilitas umum maupun rumah warga guna mengurangi dampak kerugian akibat bencana kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti kebakaran. Aparat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.(Cha).

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved