Prakiraan Cuaca
BMKG Prediksi Cuaca NTT 11–13 September 2025, Waspadai Angin Kencang dan Potensi Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi El Tari merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 11–13 September 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/hujan-di-mataloko.jpg)
TRIBUNFLORES.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 11–13 September 2025.
Dalam keterangan resminya, BMKG menyebut wilayah NTT saat ini berada pada musim kemarau.
Selain itu, terpantau aktivitas gelombang Rossby Equatorial yang dapat memicu hujan ringan hingga sedang, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di beberapa daerah.
Baca juga: Labilitas Lokal Dukung Terbentuknya Awan Hujan di NTT, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Berikut prakiraan cuaca lengkap:
- 11 September 2025: Potensi hujan disertai petir dan angin di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Angin kencang berpotensi terjadi di Sabu Raijua.
- 12 September 2025: Tidak ada potensi hujan disertai petir dan angin. Namun, angin kencang diprediksi terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
- 13 September 2025: Potensi hujan disertai petir dan angin di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo.
Baca juga: Dilanda Cuaca Ekstrem, Empat Kecamatan di Nagekeo NTT Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Angin kencang berpotensi melanda Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Alor, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
BMKG memberikan perhatian khusus terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah NTT.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG.
Sumber: BMKG
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News