Senin, 27 April 2026

Berita NTT

Gizi Parah di NTT, Lebih dari Satu dari 10 Balita Mengalami Wasting

Temuan ini menegaskan  masalah gizi masih menjadi tantangan serius di NTT, terutama pada kelompok usia dini.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gizi Parah di NTT, Lebih dari Satu dari 10 Balita Mengalami Wasting
POS-KUPANG.COM/TARI RAHMANIAR ISMAIL
POSE BERSAMA - Foto bersama UNICEF bekerja sama dengan TP-PKK Provinsi NTT Dalam Kegiatan Orientasi PAUD Peduli Wasting bagi Guru PAUD Se Kota Kupang pada 7-8 Oktober 2025. 

"Deteksi dini dan intervensi berbasis keluarga menjadi langkah kunci untuk menurunkan prevalensi ini," ujarnya, Rabu (8/10). 

Sementara itu, UNICEF menegaskan pentingnya pendekatan lintas sektor melalui mobilisasi masyarakat termasuk guru PAUD dan orang tua untuk menurunkan angka gizi buruk.

“Prevalensi wasting yang tinggi di NTT dapat kita turunkan melalui kolaborasi bersama dengan mobilisasi semua elemen masyarakat  untuk menemukan, merujuk dan mendukung perawatan balita wasting yang ditemukan termasuk melalui satuan PAUD,”ujar Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia untuk NTT dan NTB melalui Nutrition Officer, Ha’i Raga Lawa, Rabu (8/10).

Implementasi Program Penguatan PAUD Peduli Wasting ini dilaksanakan melalui kerjasama selain dengan TP PKK NTT, juga dengan DPD PERSAGI NTT. 

Dengan prevalensi wasting yang masih di atas 10 persen, NTT berada dalam kategori serius menurut standar WHO. Pemerintah bersama mitra pembangunan kini menargetkan penurunan signifikan dalam beberapa tahun ke depan melalui intervensi berbasis data dan partisipasi masyarakat. (Iar)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved