Kamis, 18 Juni 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG Ingatkan Dampak Bibit Siklon 98P terhadap Kondisi Cuaca dan Perairan di NTT 

Keberadaan Bibit Siklon Tropis 98S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan NTT.

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto BMKG Ingatkan Dampak Bibit Siklon 98P terhadap Kondisi Cuaca dan Perairan di NTT 
TRIBUNFLORES.COM/Cristin Adal
HUJAN- BMKG menyebut keberadaan Bibit Siklon Tropis 98S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 05 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Bibit Siklon Tropis 98S yang telah melemah menjadi pusat tekanan rendah berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan konvektif di wilayah selatan Indonesia dalam sepekan terakhir.
  • Selain itu keberadaan Bibit Siklon Tropis 98S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia, salah satunya di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 05 Februari 2026.

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Bibit Siklon Tropis 98S yang telah melemah menjadi pusat tekanan rendah berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan konvektif di wilayah selatan Indonesia dalam sepekan terakhir.

Selain itu keberadaan Bibit Siklon Tropis 98S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia hingga 05 Februari 2026.

Berdasarkan pantauan BMKG, dampak tidak langsung bibit siklon ini berupa potensi hujan dengan intensitas sedang di Nusa Tenggara Timur, Maluku bagian barat daya, Kep. Tanimbar.

Potensi angin kencang juga terjadi di Nusa Tenggara Timur, Maluku bagian barat daya, Kep. Tanimbar.

 

Baca juga: Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 98P pada Cuaca di NTT, Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

 

 

Selain kondisi cuaca, BMKG juga mengingatkan dampak gelombang tinggi 1.25 – 2.5 meter di Laut Sawu, perairan Kep. Leti – Kep. Sermata, perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai – Kep. Aru, Samudra Hindia selatan NTT dan Laut Arafuru.

Sebelumnya, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan, ada pengaruh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia. 

Selain La Nina lemah, aktivitas monsun Asia diprediksi masih cukup persisten hingga dasarian pertama Bulan Februari. 

Fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau aliran massa udara dingin yang melintasi ekuator juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan. 

 

Baca juga: Viral Narasi Operasi Modifikasi Cuaca Berbahaya di Medsos, Ini Penjelasan BMKG

 

Lebih jauh lagi, daerah tekanan rendah berpotensi terbentuk di Teluk Carpentaria, yang dapat membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Indonesia bagian selatan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved