Bandara Frans Seda Maumere

Bandara Frans Seda Maumere Kembali Dibuka Setelah Ditutup Akibat Abu Vulkanik Lewotobi 

Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere kembali dibuka pada Rabu (1/10/2025) pagi setelah sebelumnya ditutup akibat abu vulkanik.

Penulis: Cristin Adal | Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM/ARNOLD WELIANTO
BANDARA- Bandara Frans Seda Maumere kembali dibuka, Rabu (1/10/2025) setelah ditutup akibat abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali dibuka pada Rabu (1/10/2025) pagi setelah sebelumnya ditutup akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi.

Informasi ini disampikan pihak bandara melalui akun instagram @franssedamaumereairport, Rabu (1/10/2025), meia sosial resmi Bandara Frans Seda Maumere.  

Aktivitas penerbangan dari dan ke Maumere sudah kembali normal setelah otoritas penerbangan memastikan kondisi udara aman untuk lepas landas dan mendarat.

Sebelumnya, bandara ditutup pada Selasa (30/9/2025) sejak pukul 06.00 WITA karena masih terdampak bau vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.

 

Baca juga: Badan Geologi Turunkan Status Gunung Lewotobi Laki-laki ke Siaga, Aktivitas di Radius 6 Km Dilarang

 

 

Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan karena sebaran abu terpantau menuju wilayah Maumere.

Dengan dibukanya kembali Bandara Frans Seda, sejumlah penerbangan yang sempat tertunda kini dapat dilayani. 

Penumpang yang menunggu sejak kemarin mulai diberangkatkan sesuai jadwal terbaru dari masing-masing maskapai.

Otoritas bandara tetap mengimbau maskapai dan penumpang untuk waspada, sambil terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi melalui laporan resmi PVMBG dan BMKG.

 

Baca juga: Pedagang Pasar Wairkoja Maumere Mengaku Sepi Pembeli, Pinjam Uang Koperasi Harian Bertahan Hidup 

 

Sebelumnya, dua bandara di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara pada Selasa (30/9/2025) pagi akibat sebaran abu vulkanik dua gunung api yang masih erupsi.

Kedua bandara tersebut adalah Bandara Gewayantana Larantuka di Kabupaten Flores Timur dan Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda Maumere di Kabupaten Sikka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved