Kasus Penemuan Mayat di Sikka
Petani Bloro Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun
Pada Selasa, 7 Oktober 2025 sekitar pukul 08.00 Wita, dua orang warga setempat mengunjungi Korban di rumah pondok yang ada di kebun
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PENEMUAN-MAYAT-DI-SIKKA.jpg)
Ketika pintu terbuka, mereka mencium bau busuk dan melihat korban sudah tidak bernyawa, posisi berbaring dengan kondisi yang sudah membusuk dan dipenuhi ulat/belatung.Â
"Atas kejadian tersebut saksi menghubungi keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke piket SPKT Polsek Nita via telepon, " ujarnya.
Selanjutnya Kapolsek Nita IPTU Yermi Y. B. Soludale bersama anggota Polsek Nita dan Tim Identifikasi Polres Sikka menuju ke TKP guna melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban menuju ke rumah keluarga di Desa Bloro.
Informasi dari warga setempat, korban tinggal sendiri di kebun dan sudah hampir seminggu tidak pernah terlihat lagi oleh keluarga dan warga disekitar lokasi penemuan mayat.
Polisi telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban oleh Dokter Umum Puskesmas Nita. Keluarga korban menerima peristiwa kematian ini sebagai musibah. Keluarga korban pun membuat Surat Pernyatan Penolakan Autopsi yang ditanda tangani keluarga Korban.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Â
| Pembacokan Saat Ukur Tanah Warisan di Hebing Sikka, Korban dan Pelaku Ada Hubungan Keluarga |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa 8 Oktober: Santa Pelagia dari Antiokhia, Martir |
|
|---|
| Gunung Lewotolok Siaga, 127 Letusan dalam Sehari, Warga Diminta Waspada |
|
|---|
| Camat Lamba Leda Sebut Peningkatan Layanan Kesehatan Bukan Hanya Tugas Tenaga Medis |
|
|---|