TOPIK
Rabies di Manggarai
-
Delapan ekor hewan penular rabiesenis anjing berhasil dieliminasi Satgas Penanggulangan Rabies Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT.
-
"Kami tidak tahu apakah hanya anjing di Kampung yang bawa rabies, di Kota mungkin tidak. Atau
-
"Pencegahan adalah kunci. Lebih baik kita bertindak sekarang sebelum kasusnya meluas,"tutup Camat
-
Rapat yang berlangsung di ruangan VIP Kantor DPRD Manggarai, Rabu 8 Oktober 2025 itu dihadiri oleh para Ketua Fraksi DPRD Manggarai
-
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Manggarai, Avent Mbejak, menyampaikan keprihatinannya dan mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai
-
Hewan penular rabies (HPR) kembali menyerang dan menggigit tiga orang warga di Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
-
Pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai program pencegahan rabies melalui vaksinasi hewan
-
Sudah 3570 orang warga Manggarai digigit hewan penular rabies (HPR) sepanjang Tahun 2024 dan Tahun 2025, 2 orang diantaranya meninggal dunia.
-
Keluarga korban Frans Jerau, menyampaikan itu ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, melalui sambungan telepon, Senin 29 September 2025.
-
Anggota DPRD Manggarai Lexy Armanjaya mengingatkan kepada masyarakat khususnya pemilik hewan penular rabies (HPR) jangan anggap remeh.
-
Tuty Lajar yang akrab disapa ini mengatakan, sampel kepala anjing itu hari ini akan dikirim ke Laboratorium Dinas Peternakan untuk diperiksa
-
Permintaan kepada para Kepala desa itu dikarenakan fakta baru kasus gigitan HPR masih terjadi di Kecamatan Satar Mese, Manggarai, NTT.
-
Pj Kepala Desa Golo Lambo, Damasus Esong, menyampaikan itu kepada TRIBUNFLORES.COM, Minggu 28 September 2025 pagi dari Manggarai.