Selasa, 12 Mei 2026

Tempat Wisata Manggarai

Cuaca Buruk, Wisatawan Diimbau Tunda Perjalanan ke Kampung Wae Rebo NTT

Pengelola destinasi Kampung Adat Wae Rebo mengimbau wisatawan menunda perjalanan ke kampung adat tersebut karena cuaca buruk.

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Cuaca Buruk, Wisatawan Diimbau Tunda Perjalanan ke Kampung Wae Rebo NTT
TRIBUNFLORES.COM/HO-AGUS LAOUDY
DESTINASI WISATA- Kampung Wae Rebo, Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Pengelola destinasi Kampung Adat Wae Rebo, Desa Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengimbau wisatawan menunda perjalanan ke kampung adat tersebut karena cuaca buruk.

Imbauan itu disampaikan melalui akun Instagram resmi @warebo.official, Selasa (9/9/2025), menyusul hujan deras dan tanah longsor yang terjadi di kawasan Wae Rebo.

Cuaca buruk, hujan dan tanah longsor. Mohon menunda perjalanan Anda ke Wae Rebo. Tetap waspada dan jaga keselamatan,” tulis pengelola dalam unggahan Instagram Story.

Selain itu, pengelola juga melaporkan jembatan penghubung dari Labuan Bajo menuju Wae Rebo putus akibat debit air yang meningkat karena curah hujan dengan intensitas tinggi.

 

Baca juga: Pendakian ke Kampung Wae Rebo Dibatasi hingga Pukul 4 Sore 

 

 

 

 

Berdasarkan prakiraan BMKG, Selasa (9/9/2025), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi melanda wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Pulau Sumba, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka.

BMKG menyebutkan, potensi pembentukan awan hujan didukung oleh kondisi labilitas lokal yang kuat sehingga mendukung proses konvektif skala lokal.

Kondisi ini diperkirakan terjadi di wilayah NTT selama sepekan ke depan, 9–15 September 2025.

 

Baca juga: Wae Rebo Masih Ditutup, Ada 2 Rekomendasi Wisata Kampung Adat di Manggarai yang Bisa Kunjungi

 

Gelombang atmosfer Rossby, Kelvin, serta Madden Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih aktif di sebagian besar wilayah Indonesia dalam sepekan mendatang.

Kampung Wae Rebo berada di ketinggian 1.120 meter di atas permukaan laut, dikelilingi pegunungan dan hutan tropis lebat. Lokasinya yang terpencil membuat desa ini dijuluki “Surga di Atas Awan” di Pulau Flores.

Berkat keindahannya, Wae Rebo dinobatkan sebagai salah satu kota kecil tercantik di dunia oleh The Spectator Index pada Maret 2024 lalu

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved