Berita Ngada
NTT Mart Ngada Jadi Titik Singgah Wisatawan Cari Oleh-oleh Khas
NTT Mart Ngada di Art Center Bajawa di Kabupaten Ngada mulai memberi ruang promosi dan pemasaran bagi produk ekonomi kreatif lokal.
Penulis: Charles Abar | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ADMIN-NTT-MARAT-NGDA.jpg)
“Kalau dirata-ratakan sekitar Rp 300.000 per hari. Yang paling laku itu selendang dan produk kecil lainnya,” ujar Yosep.
Ia mengakui kain tenun berukuran besar masih kurang diminati karena harganya relatif tinggi. Namun demikian, Yosep menilai keberadaan NTT Mart memberi peluang promosi jangka panjang bagi produk tenun Ngada.
Seluruh kain tenun yang dipasarkan di NTT Mart merupakan hasil karya pengrajin lokal dari berbagai wilayah di Kabupaten Ngada, seperti Langa, Jerebu’u, dan kawasan sekitar Gunung Inerie. Dengan demikian, gerai ini berperan sebagai etalase bersama bagi pelaku ekonomi kreatif daerah.
Dikelola oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Ngada dan berlokasi strategis di pusat Kota Bajawa, NTT Mart kini menjadi bagian dari penguatan ekosistem pariwisata daerah.
Gerai ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat, pukul 09.00–15.00 Wita, dan diharapkan terus mendorong peningkatan nilai tambah produk lokal berbasis budaya.
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News