Berita Ende
Warga Kampung Kuwujawa Ende Mengubah Lahan Kosong Menjadi Dapur Hidup
Kelompok tani Kampung Kawujawa Kabupaten Ende mengubah lahan kosong menjadi kebun holtikultura.Mereka menamainya Dapur Hidup,nama yang sarat makna
"Yah terus terang saja kami di sini agak susah air, sehingga untuk penyiraman kewalahan. Hal ini saya sampaikan ke Bupati Ende," ungkapnya.
Yoseph juga menyampaikan kepada bupati bahwa kelompok Tani Dapur Hidup punya keinginan Dapur Hidup untuk bergerak menjadi agrowista.
Hal itu direspon positif oleh bupati.
Baca juga: Uskup Agung Ende dan Bupati Datang Bedah Rumah Reot Milik Janda
Lagipula kampung Dapur Hidup dekat dekat bukit Kezimara yang merupakan spot wisata paralayang.
Bupati Djafar mendorong agar jenis tanaman diperbanyak lagi, seperti anggur, apel malang, markisa, rambutan, semangka, salak dan lain- lain.
Dihubungi terpisah Bupati Djafar, mengatakan akan membantu menyediakan satu bak senter. "Mudahhan tahun ini terealisasi," ungkapnya.
Bupati Djafar juga perintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk segera mengerjakan pipa dan bak air penampung bagi kelompok tani.
Menurutnya, ekonomi Ende sangat didukung sektor pertanian.
Baca juga: Siswi SMAK Syuradikara Ende Raih Medali Emas di Festival dan Lomba Seni Nasional
Ia mengapresiasi kelompok Tani Hidup, sebab di masa pandemi covid 19 mereka bisa melakukan inovasi mengembangkan tanaman holtikultura.
Bupati meyakini, kelompok tani kerja tekun dan serius, makan kedepan akan menumbuhkan perekonomian di kabupaten Ende.