Berita Lembata
Polres Lembata Datangkan Ahli Jiwa Periksa Pelaku Pembunuhan Sadis
Penyidik Polres Lembata akan mendatangkan ahli kejiwaan memeriksa pelaku pembunuhan sadis Ola Benieheq untuk memastikan apakah pelaku OGDJ atau bukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Penjelasan-Kapolres-Lembata.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Ricko Wawo
TRIBUN FLORES.COM,LEWOLEBA-Kepolisian Resort Lembata mendatangkan ahli kejiwaan untuk
memeriksa pelaku pembunuhan sadis Ola Benieheq yang menewaskan Hamdan Hatete, Rabu 27
Oktober 2021 sekitar pukul 18.30 Wita.
Semenjak kasus pembunuhan itu terjadi beredar kabar di Kota Lewoleba tergolong orang dengan
gangguan jiwa alias ODGJ.
Kapolres Lembata, AKBP Yoce Marten menyatakan penyidik masih memeriksa dan mendalami kasus
pembunuhan itu.
"Apakah pelakunya ODGJ atau tidak kita belum bisa putuskan karena harus dilakukan pemeriksaan
secara intensif lagi,"kata Yoce Marten kepada wartawan, Kamis, 28 Oktober 2021.
Baca juga: UPDATE Pembunuhan Lembata, Kepala Korban Dipenggal Lalu Dibakar Pelaku
Polisi juga akan mendatangkan ahli kejiwaan untuk membuktikan apakah pelaku mengalami gangguan
jiwa atau tidak.
Diberitakan sebelumnya, pembunuhan sadis Rabu 27 Oktober 2021 sekitar pukul 18.30 Wita
menggegerkan warga Kota Lewoleba di Pulau Lembata.
Pelaku Ola Benieheq menghabisi korbanya Hamdan Hatete bersimbah darah dihadapan istrinya.
Kepalanya putus terpisah dari tubuhnya lalu dibawa lari oleh Ola Benieheq, warga Wangatoa,
Kelurahan Selandoro.
Keterangan dihimpun Rabu malam menyebutkan, Hamdan bersama istrinya baru kembali ke
kediamannya dihadang pelaku Ola Beniehaq.
Baca juga: Pembunuhan Sadis di Lembata, Kepala Korban Dipenggal Dibawa Pelaku
Tragisnya setelah memenggal korban, pelaku membawa kepala korban ke rumahnya di dekat SDN
Wangatoa kemudian dibakar.
Kepala korban dievakuasi aparat dari dalam api, pada saat aparat kepolisian berupaya mencari pelaku
di rumahnya. Sedangkan pelaku melarikan diri saat didatangi polisi. Jasad korban dilarikan ke RSUD
Lewoleba.
Menurut warga setempat, Ola Beniehaq pulang dari merantau di Kalimantan sedang belajar ilmu hitam.
Informasi pembunuhan tragis ini beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan What's App. Warga di
Kota Lewoleba diminta waspada karena pelaku belum ditangkap dan sementara diburu aparat Polres
Lembata.
Baca juga: Terduga Pembunuhan di Lembata Bersembunyi di Kebun
Aparat Polres Lembata bergerak gesit menangkap Ole Benieheq pada Rabu, 27 Oktober 2021 sekitar
pukul 23.30 Wita.
Ola tak berkutik pada saat petugas menangkapnya dari tempat persembunyian di kebun milik
orangtuanya di Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan.