Berita Nagekeo
P3K Sosialisasi TPE Edisi Baru 2020 dan Pelatihan Dirigen Se-Kevikepan Mbay
Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Nagekeo menggelar sosialisasi Tata Perayaan Ekaristi (TPE) 2020 dan pelatihan dirigen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SOSIALISASI-TPE.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUNFLORES.COM,MBAY-Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) menggelar sosialisasi Tata Perayaan Ekaristi (TPE) edisi baru 2020 dan pelatihan dirigen paroki se-Kevikepan Mbay.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dilaksanakan, Senin 24 Januari 2022 di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay.
Ketua 1 LP3K Nagekeo, Paternus Adja mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda pertama yang diselenggarakan setelah diresmikannya Kevikepan Mbay dan merupakan salah satu program kerja tahunan dalam rangka persiapan pelaksanaan pesparani tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.
"Karena dasar yang paling utama ialah kita memahami tentang tata perayaan ekaristi sekaligus selama tiga hari bersama dengan Nara sumber memberikan pelajaran tentang teknik - teknik dasar dalam rangka bergabung dalam paduan suara," jelasnya.
Baca juga: Pemda Nagekeo Dorong Petani Akses Kredit Usaha Rakyat
Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nagekeo yang telah memberikan bantuan anggaran kepada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katholik (LP3K) Kabupaten Nagekeo.
Sebab, dengan anggaran dana hibah tersebut bisa terselenggara nya kegiatan ini dalam rangka pembinaan iman dan mental khusus nya mendukung kebijakan Bupati Nagekeo dalam membangun daerah ini.
Lebih lanjut dikatakan bahwa sedianya ada dua agenda besar yang harus dilakukan selain sosialisasi TPE Edisi Baru 2020 dan pelatihan dirigen juga akan dilakukan pertemuan dengan para pastor paroki se-kevikepan Mbay.
"Dari 19 paroki dan 1 kuasi paroki ada 8 pastor paroki yang telah berpindah tugas ke luar Wilayah Kabupaten Nagekeo dan belum sepenuhnya melakukan serah terima. Oleh karena itu rencananya nanti akan diperluas. Kita melibatkan semua Biara yang ada di Nagekeo baik bruder dan uster untuk satukan pemahaman tentang pembangunan Nagekeo kedepan.
Baca juga: Kemenag Nagekeo Gandeng PT Waskita Karya Adakan Aksi Kemanusiaan di Mbay
Ini butuh dukungan semua pihak. Sebagai langkah yang dibuat guna mendukung keberadaan kevikepan Mbay dan kebijakan Bupati dalam rangka pembangunan Nagekeo. Februari harus jalan," ujarnya.
Dilaporkan pula bahwa peserta yang hadir terdiri dari 19 paroki dan 1 kuasi paroki yang masing masing dengan paroki mengutus dua orang yaitu pengurus liturgi dan dirigen sehingga total secara keseluruhan sebanyak 40 orang.
"Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 24 sampai 26 Januari 2022," jelasnya.
Ia menjelaskan, tujuan kegiatan untuk percepatan pemahaman cara liturgi gerejani katholik sesuai Tata Perayaan Ekaristi Tahun 2020 dan pembekalan kompetensi pengurus liturgi paroki dan dirigen supaya semakin memahami tata laksana liturgi gereja.
Baca juga: 5 Atlet Taekwondo Nagekeo Raih Medali Emas di Even Invinity Sikka Open
"Sasaran dari kegiatan ini diharapkan peserta menjadi pemateri di masing-masing paroki yang mampu menuntun umat di paroki di masing-masing KUB agar memahami tata cara liturgi yang baik sesuai dengan TPE terbaru gereja katholik tahun 2020 dan peserta menjadi pendorong bagi umat paroki untuk memahami esensi mendasar tentang paduan suara yang baik dan benar dalam berliturgia," jelasnya.
Dijelaskannya, tampil sebagai narasumber kegiatan ini adalah orang-orang yang dipandang mampu dan cakap dibidangnya serta memiliki kompetensi dalam pemahaman liturgi gereja katholik diantarannya, Agustinus Dhae, RP Yohanes Ghono, SVD, RD. Yansen Sengga, RD. Erik Gedowolo. Dan
Materinya disajikan dengan sistem modul pemaparan substansi dan praktik bernyanyi," ujarnya.