Berita Sikka

Bukan 7 Kali WTP, Tapi 24 Kali WTP Diraih Kopdit Obor Mas Maumere dari Akuntan Publik

Kopdit Obor Mas Maumere telah menjalani audit pengelolaan keuangan oleh delapan kantor akuntan publik sejak tahun 1997 membukukan 24 kali opini WTP.

Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM/EGY MO'A
Pengurus, pengawas, GM dan tim auditor foto bersama dalam pengumumkan hasil audit tahun buku 2021 KSP Kopdit Obor Mas, Sabtu malam 5 Februari 2022 di Aula Kopdit Onor Mas Maumere, Pulau Flores. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Pengelolaan keuangan KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Pulau Flores pada tahun buku 2021 kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Public Hendro Busroni, Alamsyah  (HBA).

Ganeral Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering  menjelaskan audit pengelolaan keuangan telah dilaksanakan sejak 1997 atau selama 24 tahun dan masih berlanjut. Yanto, sapaan Frediyanto memimpin Kopdit Obor Mas sejak 1 Februari 1997 mengetahui benar derap perjalanan KSP Kopdit Obor Mas.

“Kami diaudit sejak 1997 sampai sekarang. Selama 24 tahun, kami mendapat opini WTP. Audit ini dilaksanakan oleh delapan kantor akuntan public yang berbeda,” kata Yanto, Minggu malam 6  Februari 2022.

Opini WTP 2021 disampaikan ketua tim audit Kantor Akuntan Public HBA, Muhamad Syukron, Sabtu malam 5 Februari 2022 dalam konferensi pers di Aula KSP Kopdit Obor Mas disambut sukacita manajemen, pengurus, pengawas dan karyawan.

Baca juga: LPDB Kopdit Obor Mas Mengubah Usaha Transpuan di Sikka, Buka Salon Kecantikan, Bridal dan Make Over

GM Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, dan Ketua  KSP, Andreas Mbete mendapat apresiasi akuntan public atas kepemimpinannya. Untuk pelayanan kepada anggota, hingga akhir 2021 Obor Mas memiliki 22 kantor cabang tersebar di Pulau Flores, Lembata dan Pulau Timor.

Untuk mengontrol 22  kantor cabang itu, kata Yanto, menajemen membangun sistim yang kuat didukung IT.

“Sistim inilah yang akan mempercepat pelayanan yang efektif dan efisien. Kami bangun sistim, SOP yang jelas dan tepat. Bukan membangun figur,”tandas Yanto, menanggapi opini WTP Sabtu malam.

Ia mengatakan sistim IT yang dibangun juga untuk membantu pekerjaan dan menekan resiko kesalahan. Sistim ini juga menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi karyawan  dalam bekerja.

“Dengan mesin EDC dan aplikasi Obor Mas Pay,semua transaksi dilakukan oleh anggota dengan staf lapangan sangat transparan.  Cabang boleh banyak, tapi kerja kita diatur oleh sistim,” tandas Yanto.

Baca juga: Dimodali Kopdit Obor Mas, Kaur Desa Kolidetung Berdayakan Perempuan Tanam Holtikultura

Ketua KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete,mengatakan dalam tahun 2022 akan dibuka cabang di Pulau Rote, Sabu, Sumba dan Alor, karena Obor Mas mengambil peran dalam pembangunan ekonomi masyarakat di Provinsi NTT.

Dikatakannya, opini WTP diraih tahun buku 2021 merupakan kerja keras dan kerja bersama, pengorbanan untuk memberikan yang terbaik kepada anggota.

Kedepan, kata Andreas, pelayanan yang terbaik diberikan kepada anggota. Semangat ini sejalan dengan moto UKM sukses Obor Mas bangga.

“Semua ketentuan dan keputusan tata kelola dilakukan dalam rapat pengurus.  Kami rapat tiap hari hingga tengah malam. Kami sadari benar, aset lembaga ini sangat besar menuntut tanggungjawab pengurus, pengawas, manajemen dan karyawan,” tandas Andreas.

Baca juga: Filosofi Kepemimpinan Alat Vital Pria Bikin Ngakak Karyawan Kopdit Obor Mas

Penilaian Tertinggi

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved