Berita Sikka
Tahun Ke-7, Kopdit Obor Mas Maumere Raih Opini WTP dari Auditor Independen
KSP Kopdit Obor Mas Maumere meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ketujuh kali dari auditor independen, Kantor Akuntan Public HBA.
Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Akuntabilitas pengelolaan KSP Kopdit Obor Mas Maumere di Pulau Flores sebagai Kopdit penyalur KUR dan dana LPDB Kemenkop UKM RI semakin matang.
Audit keuangan tahun buku 2021 oleh Kantor Akuntan Public Hendro Busroni, Alamsyah (HBA) memberikan opini penilaian tertinggi wajar tanpa pengeculian (WTP). Opini ini menjadi pencapaian ketujuh setelah prestasi serupa yang diraih tahun 1997, 2016, 2017,2018, 2019 dan 2020.
“Opini penilaian di Indonesia ada lima, tapi yang digunakan hanya empat. Kopdit Obor Mas Maumere mendapat opini tertinggi WTP,“ kata Muhamad Syukron, ketua tim audit HBA mengumumkan hasil penilaian itu dalam konferensi pers di Aula Obor Mas, Sabtu malam 5 Februari 2022.
Syukron hadir bersama dua staf, Dwi Muvida Rahma Putri, dan Fassa Ghasani, serta auditor Puskopdit Swadaya Utama Maumere. Ia mengatakan, audit dimulai dari Kantor Cabang Kopdit Obor Mas Labuan Bajo, Ngada, Nagekeo, Ende dan Kantor Pusat Obor Mas Maumere dilaksanakan sepekan.
Baca juga: LPDB Kopdit Obor Mas Mengubah Usaha Transpuan di Sikka, Buka Salon Kecantikan, Bridal dan Make Over
Ia mengakui timnya diberikan akses seluasnya melaksanakan pemeriksaan. Audit observasi lapangan, kunjungan langsung kepada anggota, audit complain, audit fisik lembaga, laba dan rugi.
Dikatakanya, kinerja keuangan KSP Kopdit Obor Mas meningkat pada 2021 dengan perluasan pelayanan ke Pulau Timor. Perluasan ini menuntut kepada manajemen, pengurus dan pengawas bekerja lebih.
“Perluasan pelayanan mengharuskan audit internal control ditingkatkan. Likuiditas, kewajiban jangka pendek, jangka panjang sangat baik,” tandas Syukron.
Syukron membeberkan audit ‘on the spot’ kepada anggota menemukan pelayanan kepada anggota, kebijakan tunggakan selama masa pandemic Covid-19 dan harapan anggota mendapat pelayanan pinjaman murah dengan dana KUR dan LPDB Kemenkop UKM. Dana pinjaman murah ini sangat membantu anggota.
Baca juga: Dimodali Kopdit Obor Mas, Kaur Desa Kolidetung Berdayakan Perempuan Tanam Holtikultura
“Kesimpulan anggota menyatakan mereka sangat puas dengan pelayanan pinjaman,”kata Syukron.
Dikatakanya, Kopdit Obor Mas sangat siap diaudit oleh uditor independen. Tidak ditemukannya pembatasan dalam melakukan audit. Data dan akses yang dibutuhkan diberikan seluas-luasnya kepada auditor.
Meski mendapat penilaian WTP, masukkan, saran, rekomendasi tetap diberikan. Namun dari setiap saran, masukkan dan direkomendasi dalam setiap tahun audit ditindaklanjuti oleh pengurus dan manajemen.
“Kami mengikutinya setiap tahun. Kalau kesalahan administrasi masih wajar, ada data yang bisa dipertanggungjawabkan. Tapi tidak ada kecurangan,” tegas Syukron.
Baca juga: Filosofi Kepemimpinan Alat Vital Pria Bikin Ngakak Karyawan Kopdit Obor Mas
Syukron juga menemukan hal berbeda di Kopdit Obor Mas dari Kopdit lain di Tanah Air. General Manajer, Leonardus Frediyanto Moat Lering sangat piawai mengelola dan Ketua KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete. Kondisi yang sama ditemukan dalam internal kontrol atau pengendalian internal.
“Semua ini bisa jalan bagus karena dukungan IT yang sangat bagus. Luar biasa, cepat dan tepat,” apresasi Syukron.
Penilaian WTP disambut sukacita seluruh pengurus, pengawas , GM dan para karyawan. Senyum tersungging dan tepuk tangan bersahut-sahutan ketika ketua tim auditor mengumumkan opini WTP.
Kopdit Obor Mas didirikan tangal 4 November 1972 akan merayakan pesta emas, 4 November 2022. Sampai akhir tahun buku 31 Desember 2021 memiliki 119.608 anggota,aset Rp 1.022.253.697.680 dan 22 kantor cabang tersebar di Pulau Flores, Lembata dan Timor.