Flores Bicara

Marciana Jone Bilang Warga Miskin Wajib Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis

Kedatangan Marciana, kali inisebagai agenda rutin untuk mengecek secara langsung kondisi para Tahanan dan WBP di dalam Rutan.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/IAN
TALKSHOW - Talkshow FLORES BICARA dengan tema bantuan hukum bagi warga kurang mampu yang dipandu host, Gordy Donofan dan narasumber Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone di Rutan Kelas II B Maumere Kabupaten Sikka, Jumat 25 Februari 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur,
Marciana Dominika Jone, menyambangi Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere, Jumat 25 Februari 2022.

Kedatangan Marciana, kali inisebagai agenda rutin untuk mengecek secara langsung kondisi para Tahanan dan WBP di dalam Rutan.

Marciana mengecek apakah dalam kondisi baik terlebih di masa pandemi.

Usai meninjau ruangan dan kamar para penghuni Rutan, Marciana juga hadir untuk memenuhi undangan TribunFlores.COm sebagai Narasumber dalam talkshow “Flores Bicara”.

Baca juga: Cegah Klaim Hak Cipta, Kakanwil Kemenkumham NTT Dorong Pencatatan KI di Maumere Sikka

 

Tema yang diangkat dalam talkshow adalah “Bantuan Hukum Bagi Warga Kurang Mampu”.

Talkshow yang dipandu, jurnalis TRIBUNFLORES.COM Gordy Donofan itu, mengupas banyak hal tentang pelaksanaan bantuan kukum yang menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab Kanwil Kemenkumham sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat di daerah.

Marciana mengatakan tahun 2022 terdapat 15 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang telah menandatangani kontrak pelaksanaan bantuan hukum (bankum) yang tersebar di berbagai Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Timur.

Ia mengatakan meskipun penyebaran OBH belum merata ke seluruh Kabupaten, namun ia yakin para OBH sebagai mitra kerja Kanwil Kemenkumham NTT dapat bekerja maksimal dalam melayani masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum.

Baca juga: FLORES BICARA: Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Adapun OBH yang tahun ini telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Kanwil Kemenkumham NTT yakni LBH Surya NTT, LBH Apik NTT, LBH Surya NTT Perwakilan Kabupaten Lembata, DPC Peradi Ruteng, LBH Surya NTT Perwakilan Kabupaten Rote Ndao, LBH Lentera Belu, LBH Sarneli, LBH Manggarai Raya, LBH Surya NTT Perwakilan Perwakilan Kabupaten Manggarai Barat, Posbakumadin Soe, LKBH Stikum Usfunan, Posbakumadin Kefamenanu, Posbakumadin Maumere, LBH Surya NTT Perwakilan Kabupaten Kupang, dan Yayasan Posbakum Advokasi Indonesia.

“Kepercayaan yang diberikan oleh negara untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin sudah pasti kami jaga dan laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Kami pastikan Klien orang miskin paling tidak harus mengenal OBH yang mendampinginya serta mengetahui bantuan hukum yang mereka terima itu berasal dari negara. OBH terakreditasi juga tidak diperbolehkan memungut biaya dengan alasan apapun kepada orang miskin yang sudah mendapatkan bantuan hukum dari negara, ujar Marciana.

Ia juga menyebutkan membentuk Panwasda (Panitia Pengawas Daerah) yang didalamnya terdiri dari unsur Kanwil Kemenkumham dan Biro Hukum dari Pemerintah Daerah Provinsi NTT untuk mengawasi pelaksanaan pemberian bantuan hukum bagi masyarakat miskin di seluruh NTT.

“Panwasda tidak akan segan-segan memberikan sanksi jika ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran dalam pemberian layanan bantuan hukum,” ujarnya.

Untuk mengefektifkan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat miskin khususnya yang sudah berada di dalam Lapas/Rutan, Kakanwil Marciana menginstruksikan seluruh jajaran PAS agar membentuk Pos Bankum (Pos Bantuan Hukum) di dalam Lapas/Rutan.

Ia menyampaikan harapan kepada seluruh masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum agar segera menghubungi Kanwil Kemenkumham NTT atau jajaran Lapas/Rutan untuk dapat diberikan bantuan cuma-cuma atau gratis dari pemerintah. (Cr1).

Berita FLORES BICARA Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved