Jumat, 22 Mei 2026

Berita Maumere

Pesona Jembatan Batu Desa Kojadoi di Sikka

Ia juga menjelaskan, jika pengunjung dari luar ingin ke tempat itu, biaya kapalnya sekitar Rp. 30.000 per orang.

Tayang:
Editor: Gordy
zoom-inlihat foto Pesona Jembatan Batu Desa Kojadoi di Sikka
TRIBUNFLORES.COM / NOFRI FUKA
JEMBATAN BATU - Pesona Jembatan Batu dari Puncak bukit Batu Purba, Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Senin 14 Maret 2022. 

Warga Kojadoi, Majiani, mengungkapkan, jarak tempuh dari Maumere ke Desa Kojadoi menggunakan kapal sekitar 2 jam perjalanan.

"Salah satu hal yang menjadi keluhan warga di sana adalah minimnya pelayanan kesehatan," ujar kata Bendahara Desa Kojadoi, Majiani, saat diwawancarai TribunFlores.Com, Senin 14 Maret 2022.

Majiani mengungkapkan, salah satu kekurangan di desa mereka adalah minimnya akses pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas.

VAKSINASI - Suasana pelaksanaan vaksin Covid 19 di Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Senin 14 Maret 2022.
VAKSINASI - Suasana pelaksanaan vaksin Covid 19 di Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Senin 14 Maret 2022. (TRIBUNFLORES.COM / NOFRI FUKA)

"Kami disini kekurangan pelayanan kesehatan, kita mau berobat saja harus menempuh jarak yang cukup jauh, yakni di Puskesmas Teluk, yang dapat ditempuh menggunakan kapal motor," ujarnya.

Bahkan katanya, ada ibu hamil asal desa Kojadoi pernah melahirkan di atas perahu, karena jarak tempuh puskesmas yang jauh.

"Pernah itu ada ibu hamil, yang melahirkan diatas perahu, kalau soal pelayanan kesehatan kami disini masih kurang," tuturnya.

Oleh karena itu harapan Majiani, pihak pemerintah dapat membangun fasilitas kesehatan berupa Puskesmas disekitar wilayah mereka.

"Kita berharap pemerintah dapat bangun puskesmas di sini supaya kita jangan pergi jauh-jauh,"ungkapnya.

Baca juga: Ibu Hamil Melahirkan di Atas Perahu, Warga Kojadoi Minta Bangun Puskesmas

Sementara warga lainnya, Sam, menjelaskan Desa Kojadoi kini masi

Akhir-akhir ini Desa Kojadoi menjadi pusat perhatian publik lantaran pesona jembatan batunya yang memikat jika dipandang dari atas bukit purba sekitar kompleks pemukiman warga Kojadoi," ujar Sam.

Kata Sam, turap dengan panjang 680 meter, lebar 3 meter, tinggi 3 meter maupun sebagian 3 setengah meter sering disebut oleh warga dari luar wilayah Kojadoi dengan nama "jembatan asmara".

"Warga dari luar sering sebut ini tempat sebagai jembatan asmara, kalau kami biasa kami sebut dengan jembatan batu," ungkapnya.

Dibalik keindahan alamnya, Desa Kojadoi masih perlu dibenahi.

Sementara itu, Palaksa Lanal Maumere, Letkol Laut (P) Samsul Bahari, S.E, S.Tr. Opsla., dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan Vasksinasi massal oleh Muhammadiyah di desa tersebut menyebutkan, saat ini pemerintah tengah mengusahakan pembangunan Puskesmas di pulau Koja besar melalui dana pinjaman daerah.

"Kedepannya kita lagi usahakan untuk dibangunnya Puskesmas di sekitar wilayah ini, dengan demikian pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di sini lebih mudah,"ujarnya. (Cr1).

Berita Maumere lainnya

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved