Berita Maumere
Sambut Duta Baca Indonesia, Siswa SDK Ferari di Sikka Bicara Gunakan Bahasa Inggris
Gol A Gong, yang diberi kesempatan untuk memberi pesan kepada siswa dan guru di SDK Ferari pun tak lupa pula menggunakan bahasa Inggris.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Duta Baca Indonesia, Gol A Gong bersama teman-temannya mengunjungi Sekolah dasar Katholik (SDK) Ferari, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Selasa 22 Maret 2022.
Di sekolah tersebut mereka disambut dengan sapaan adat (huler wa'ir) dan diarak menuju tenda kegiatan dengan diringi oleh para penari dan pemain musik tradisional Sikka.
Salah Satu Guru, Yeni Kolo, menyampaikan, kegiatan ini mereka sudah siapkan sebelumnya, dan siswa maupun siswi sangat senang menyambut kedatangan duta baca Indonesia tersebut.
"Kita sudah siapkan ini sebelumnya, dan siswa sangat baik," ujarnya.
Sementara itu, setelah dilakukan acara penyambutan di gerbang sekolah SDK Ferari, rombongan dipandu oleh Kepala Sekolah, SDK Ferari, Sr. Maria Yuslinda liwun SZSC, S.Pd, mereka menuju ke taman baca dan perpustakaan milik SDK Ferari Maumere.
Di Perpustakaan tersebut, Kepala Sekolah menjelaskan secara umum tentang sekolah dan kiatnya dalam membangun budaya literasi kepada Gol A Gong dan rombongan.

Acara selanjutnya dilanjutkan ditenda yang telah disiapkan. Untuk memperlancar tiap sesi dalam temu wicara yang singkat itu, dari pihak sekolah mempersiapkan 2 master of ceremony (MC) cilik untuk memandu acara, yakni Ciko dan Stela, siswa kelas 5.
Baca juga: Pesawat China Eastern Jatuh di Guangxi, Ini Kata Direktur Perlindungan WNI
"Welcome to our school, Mr. Gol A Gong," kata MC CIko mengawali kata pembukanya.
Kedua MC cilik itu bergandengan, saling membagi ide menyemarakkan kegiatan tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris.
Gol A Gong, yang diberi kesempatan untuk memberi pesan kepada siswa dan guru di SDK Ferari pun tak lupa pula menggunakan bahasa Inggris.
Ia memperkenalkan diri, menyampaikan pesan dan kesan, menggunakan bahasa Inggris, seraya mengimbangi kedua MC cilik tersebut yang selama membawakan acara menggunakan bahasa Inggris.
"Minta maaf bahasa inggris saya kurang bagus, tapi saya akan usaha berkomunikasi pakai bahasa inggris," ungkap Gol A Gong.
Poin utama berupa pesan yang disampaikan oleh Gol A Gong kepada siswa dan guru di sekolah tersebut adalah tak boleh berhenti membaca.
Baca juga: Warga Sikka Histeris Sambut Duta Baca Indonesia Gol A Gong di Maumere
"Kaka ini pesiar kemana dan di negara mana saja karena rajin membaca oleh karena itu kakak minta kalian tetap rajin membaca (komunikasi dalam bahasa inggris),"pungkasnya.
Kegiatan tersebut berjalan lancar dan penuh kesan, dan rombongan akhirnya diantar menuju gerbang sekolah untuk melanjutkan safari literasinya ke beberapa tempat di Kabupaten Sikka.
Warga Sikka Histeris
Sebelumnya, Warga Sikka menyambut duta baca Indonesia, Gol A Gong, dengan penuh antusias.
Banyak yang hadir saat acara penjemputan yang diadakan di jalan pertigaan Desa Tebuk, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Senin 21 Maret 2022.
Ada anak kecil, orang dewasa, perempuan dan laki-laki, pejabat maupun petani, yang memakai seragam dinas maupun baju biasa, ada ada pula yang memakai pakaian adat, semuanya membaur menunggu kedatangan Gol A Gong dari kabupaten Ende.

Pantauan TribunFlores.com tak ada yang beranjak pergi, hingga hari menjelang malam.
Pada pukul 19.00 Wita, Gol A Gong tiba di tempat penjemputan. Kedatangannya bersama rombongan, diarak dengan mobil patroli Polres Sikka.
Kedatangannya tersebut terbilang berlangsung tiba-tiba. Namun, warga tak kehilangan akal, mereka sontak berteriak histeris, musik tradisional dimainkan, para penari cilik dengan lincah meliuk-liuk menyambut kedatangan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong dan teman-temannya.
Hal unik pertama yang membingungkan warga dan wartawan adalah mobil yang ditumpangi oleh Gol A Gong , awalnya para wartawan maupun warga yang yang berada di situ mengira Gol A Gong menumpangi salah satu mobil mewah yang turut menjemput dia namun ternyata perkiraan tersebut "salah alamat" Sebab Gol A Gong, datang ke Maumere menggunakan mobilnya yang berusia puluhan tahun, yang penuh dengan buku.
Kata salah satu wartawan, Irma Rose, Irma mengira mobil yang digunakan adalah mobil yang mewah.
Baca juga: Kematian Wisatawan di Labuan Bajo, BPOLBFGagas Informasi Riwayat Kesehatan Wisatawan
"Saya pikir Gol A Gong, pakai mobil yang disebelah itu makanya saya dekati mobil itu untuk liput, eh tau-taunya Gol A Gong, gunakan mobilnya yang penuh buku," tutur Irma menceritakan pengalaman konyolnya.
Terkait mobil yang digunakan Gol A Gong, juga ia sentil dalam sambutannya di rumah Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.
"Di mobil saya itu penuh buku-buku, mobil itu sangat bersejarah bagi saya, membawa saya kemana mana," ungkapnya.
Kemudian, kostum yang digunakan Gol A Gong. Itu bukan jas, bukan baju bersih mengkilap, bukan celana jeans bermerek mahal, bukan pula sepatu pantofel atau keluaran terbaru, melainkan topi coboy yang kelihatan kusut, baju kameja biasa berwarna merah, dan celana training yang kelihatan sudah dibeli dan nampak sudah dipakai sejak lama, dan satu lagi sebuah sendal ia kenakan.
Warga begitu takjub akan penampilannya, hal itu diungkapkan oleh beberapa warga yang hadir dalam acara penjemputan itu.
"Kita pikirnya dia ini pakai jas, baju keren, tau-taunya hanya baju biasa, sendal jepit, asli sederhana betul," ungkap beberapa warga yang tak ingin disebutkan namanya.
Sekedar profil singkat Gol A Gong, nama aslinya adalah Heri Hendrayani Harris. Saat kelas 4 SD ia terjatuh dari pohon dan akibatnya tangan kirinya diamputasi, sejak kejadian itu orang tuanya selalu memotivasi dia untuk melakukan 3 hal yakni, membaca buku, berolahraga dan mendengarkan dongeng sebelum tidur, hal itu berlangsung sejak ia kelas 5 SD tahun 1975.
Ia menceritakan, tiap hari ia berolahraga, mengejar bapanya yang mengendarai motor Vespa, adapun hasil dari usahanya, tahun 1986 sampai 1989 ia juara badminton se Asia Pasifik untuk penyandang cacat, ia juga pernah dikirim ke Jepang dan ia juara, selama 4 tahun ia berhasil menyumbang 5 emas untuk cabor badminton.
Terkait pendidikan, Gol A Gong, berkuliah di Fakultas Sastra, dan menghasilkan 126 buku, pernah bekerja di stasiun televisi RCTI, di Kompas Gramedia dan tempat-tempat lain yang menurut dia itu terhormat.
Selain itu Filmnya yang terbaru akan tayang pada beberapa waktu yang akan datang berjudul Balada si Roy.
"Balada si Roy mungkin tayang setelah lebaran," ungkapnya dalam sambutannya di rumah Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.
Dalam meningkatkan literasi masyarakat, Gol A Gong dan temannya membangun komunitas baca bernama Rumah dunia, seluas 4000 meter. Rumah itu dari uang yang ia dapat saat ikut kejuaraan di Jepang yang berjumlah 2 milyar, Rp. 48 juta, selain itu uangnya juga ia gunakan untuk membangun gedung kesenian, perpustakaan, futsal, lapangan badminton di tanah seluas 4000 meter itu. Adapun tanah itu dibeli secara gotong royong dengan teman-temannya di Sarang, Banten.
Baca juga: Bocah Pedalaman Ende Berlari Bawa Meter Ukur, Boy : Mau Bangun Jembatan di Sungai Lowolaka
Tahun 2010 sampai 2015, Menteri M. Nuh, meminta Gol A Gong menjadi ketua umum forum taman baca masyarakat, setelah itu tahun 2021 ia diminta oleh (perpustakaan nasional) perpusnas untuk menjadi duta baca Indonesia, meneruskan apa yang telah dibangun oleh Duta Baca Indonesia sebelumnya Najwa Syihab.
Diceritakan olehnya, awalnya ia menolak, namun berkat dorongan perpusnas ia dapat mengemban tugas itu.
"Awalnya saya tolak karena tak sempurna, tapi berkat dorongan perpusnas itu yang menyempurnakan pekerjaan-pekerjaannya," ujarnya.
Ia juga menegaskan, yang menyempurnakan dan melengkapi semua ada kerja tim, bukan perorangan.
"Tak ada kesuksesan yang didapat secara sendiri melainkan melalui kerja tim," Katanya.
Ia mengungkapkan, ia sudah terbiasa bersafari ke kampung-kampung bersama keluarga bahkan sendiri, mengendarai mobil sendiri, bahkan juga pernah ke Ende, setiap uang yang ia dapat ia bagi dua, ia berkeliling ke desa-desa, bagi-bagi buku, bahkan sampai di Papua.
"Saya sudah terbiasa seperti ini, berkeliling, membagi buku ke masyarakat, hal itu saya lakukan sejak tahun 2000 baik sendiri maupun dengan keluarga," jelasnya
Ia juga menjelaskan selama di Maumere untuk waktu yang singkat ini ia akan berkunjung ke taman baca, sekolah-sekolah, maupun kampus dalam rangka safari literasi setelah itu 23 Maret 2022 ia akan ke Kabupaten Flores Timur.
Warga Antusias
Sebelumnya, Iringan mobil berbaris dari Ende ke Maumere, dengan dipandu mobil dari Polres Sikka.
Warga yang sudah menunggu sejak pukul 15.00 Wita di pertigaan jalan Desa Tebuk, menari ria dan sangat berantusias menyambut kedatangan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong di Nian Tana (Maumere), Kabupaten Sikka, Senin 21 Maret 2022.
Kesabaran masyarakat akhirnya terjawab, pria berbaju merah, bertopi hitam, bernama Gol A Gong, tiba dengan selamat di Maumere bersama rombongan dari Ende.
Pantauan TribunFlores.Com, tampak para penari dan anak-anak, semua warga berjubelan mengelilingi Gol A Gong, ada yang mengambil pose dengannya, ada yang bersalaman dengannya, menyapanya, bahkan ada pula yang berteriak kegiarangan berpapasan dengannya.
Pria yang menyandang status sebagai duta baca Indonesia itu datang ke Maumere dengan tak mengenakan jas, hanya baju kameja biasa, celana trening hitam, topi koboi, sesekali ia melemparkan senyum pada warga.
Ia dan teman-temannya dari Jakarta disambut dengan tarian, sapaan adat (huler wa'ir) oleh masyarakat setempat di Desa Tebuk dan dikalungi selendang khas Maumere.
Baca juga: Residivis Pencuri 12 Handphone Diciduk Polres Manggarai Barat
Nampak juga dia sempat menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat karena sempat membuat masyarakat menunggu.
Kadis Perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Sikka, Adeodatus B Da Cunha mengaku bahagia karena Gol A Gong bersama teman-temannya tiba dengan selamat di Maumere.
"Saya bahagia karena mereka tiba dengan selamat, semoga mereka menikmati kota ini beserta pernak pernik kehidupan warganya," ungkapnya.
Setelah selesai acara penjemputan, Gol A Gong dan teman-temannya, diarak menuju ke kota Maumere selanjutnya berpangkal di kediaman Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, di Desa Lepolima, Kecamatan Nele, Kabupaten Sikka dan tiba sekitar pukul 19.00 wita. (Cr1).