Warga Bawa Jenazah ke Kantor Polisi

BREAKING NEWS: Diduga Kecewa, Warga Ende Bawa Jenazah ke Kantor Polisi

Selain warga, dalam video itu, ada beberapa anggota TNI yang berjaga di halaman Mapolsek Maurole.

Editor: Gordy Donovan
TANGKAPAN LAYAR VIDEO
Jenazah dibawa ke Polsek Maurole di Kabupaten Ende, Selasa 10 Mei 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Puluhan warga Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggotong jenazah ke Mapolsek Maurole, Selasa 10 Mei 2022.

Jenazah atas nama Kofridus Poto tersebut oleh warga yang merupakan sanak keluarga Kofridus diletakkan di atas sebuah meja di depan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Dalam video yang diterima TRIBUNFLORES.COM dari warga, tampak seorang perempuan yang diduga merupakan ibu Kofridus menangis histeris.

Beberapa warga berjalan ke sana kemari sembari berteriak. Selain warga, dalam video itu, ada beberapa anggota TNI yang berjaga di halaman Mapolsek Maurole.

Baca juga: Sosok Korban Penikaman di Sikka Dimata Keluarga, Ibu Kandung: Kami Susah Hans Selalu Membantu

 

Pihak keluarga, melalui Ferdinandus Poto, kepada TRIBUNFLORES.COM, menerangkan, mereka membawa jenazah Kofridus ke Mapolsek sebagai bentuk ungkapan kekecewaan terhadap Polsek Maurole.

Ferdinandus menilai Polsek Maurole terkesan mendiamkan kasus pengeroyokan yang menimpa Kofridus pada 1 April 2022 lalu.

Dia menguraikan, Kofridus dikeroyok oleh puluhan orang di Desa Loboniki, Maurole, yang mengakibatkan Kofridus alami luka parah pada bagian kepala dan sempat pingsan.

Puluhan orang tersebut mengeroyok Kofridus lantaran sebelumnya, Kofridus terlibat konflik dengan salah satu pegawai koperasi harian yang datang menagih angsuran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved