Berita NTT

Cerita Magdalena Dolivera Castro, Juru Parkir Perempuan di Atambua

Bekerja delapan tahun sebagai tukang parkir tak jadi soal baginya, selama bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan rejeki halal.

Editor: Gordy Donovan
POS-KUPANG.COM
ATUR PARKIR - Magdalena Dolivera Castro saat mengatur parkir kendaraan di jalan Merdeka Atambua, Kabupaten Belu, Selasa 12 Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, ATAMBUA - Magdalena Dolivera Castro adalah seorang perempuan yang bekerja sebagai juru parkir di Kota Atambua, Kabupaten Belu, daerah perbatasan RI-RDTL.

Mengenakan baju biru dibalut rombi hijau, celana pendek jeans, sepatu dan topi, ia sibuk mengatur parkiran kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Merdeka nomor 12 Atambua.

Ditemui Pos Kupang. Com, Selasa 12 Juli 2022, perempuan yang disapa Lena ini mengatakan, ia menggeluti pekerjaan itu sudah 11 tahun sejak 2011. Ia bekerja dari pukul 08.30 Wita sampai pukul 17.00 Wita.

Bekerja delapan tahun sebagai tukang parkir tak jadi soal baginya, selama bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan rejeki halal.

Baca juga: Sekuriti Bank NTT Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kamar Mandi, Daniel: Kami Membuka Kunci Gembok

 

Ia harus sigap dalam menjalani roda kehidupan apalagi seorang janda yang harus mengurus dua orang anaknya.

Lena menuturkan, ia ditugaskan Dinas Perhubungan Kabupaten Belu menjaga parkir di lokasi tersebut.

Sewa parkir sebesar Rp 1.000 untuk roda dua dan Rp 2.000 untuk roda empat dan enam. Ia diberi target Rp 30 ribu per hari, selebihnya adalah miliknya.

"Saya setor Rp 30 ribu satu hari. Lebihnya untuk saya. Kalau dari pagi sampai siang dapat 30 ribu saya setor memang. Nanti dapat sore untuk saya," tuturnya.

Menurut Lena, penghasilan dari jasa parkir cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga termasuk membiayai pendidikan anak-anak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved