Polisi Amankan Nelayan di Sikka

Polisi Amankan 9 Botol Bahan Peledak Milik Nelayan Waturia di Sikka

Polisi mengamanakan seorang nelayan asal Sikka yang menggunakan bahan peledak saat melaut. Kini sudah jadi tersangka di Polres Sikka.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
BARANG BUKTI- Polres Sikka mengamankan barang bukti berupa bahan peledak milik H, seorang nelayan asal Desa Waturia, Kecamatan Magepanda, Senin 1 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Aparat Kepolisian Resort (Polres) Sikka berhasil mengamankan sembilan botol bahan peledak milik seorang nelayan berinisial H di pantai Waturia, Kecamatan Magepanda.

Kapolres Sikka, AKBP Nelson Felipe Diaz Quintas mengatakan, bahan peledak hasil rakitan itu sering digunakan pelaku dan sejumlah nelayan ketika menangkap ikan.

"Kita amankan sembilan bahan peledak siap pakai milik pelaku dari dalam jeriken warna biru," ujarnya saat konferensi pers di Mapolres Sikka, Senin 1 Agustus 2022.

Nelson menjelaskan, pihak kepolisian sedang melakukan proses penyelidikan. Pelaku terancam pidana sepuluh tahun penjara berdasarkan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak

Baca juga: Jadi Duta Inspirasi Pertama di NTT, Anak Tukang Bangunan Asal Sikka Ini Go Internasional

 

"Kita sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Ia mengatakan, pelaku menyimpan bahan peledak dalam lambung perahu. Polisi berhasil membongkar praktek ilegal itu setelah menerima informasi dari warga bahwa ada oknum nelayan yang menyimpan bahan peledak.

"Informasi dari warga bahwa ada nelayan yang menyimpan bahan peledak. Polisi langsung menuju lokasi dan menemukan di atas perahu milik H," tandasnya.

Lantaran sangat berpotensi merusak ekosistem laut, kata Nelson, pihak kepolisian akan meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas nelayan yang mulai berperilaku menyimpang.

Ia meminta kerja sama semua pihak khususnya warga untuk memberikan informasi jika menemukan nelayan yang menggunakan bahan peledak.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Selasa 2 Agustus 2022 di Pulau Flores

Jangan Gunakan Bahan Peledak saat Melaut

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sikka, AKBP Nelson Felipe Diaz Quintas mengimbau nelayan setempat agar tidak menangkap ikan menggunakan bahan peledak dan alat tangkap ilegal lainnya, Senin 1 Agustus 2022.

KETERANGAN -Kapolres Sikka, AKBP Nelson Diaz Quintas memberikan keterangan terkait kasus tindak pidana penggunaan bahan peledak dan pencurian dua unit sepeda motor, Senin 1 Agustus 2022.
KETERANGAN -Kapolres Sikka, AKBP Nelson Diaz Quintas memberikan keterangan terkait kasus tindak pidana penggunaan bahan peledak dan pencurian dua unit sepeda motor, Senin 1 Agustus 2022. (TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN)

Imbauan itu disampaikan Nelson saat konverensi pers pasca penangkapan seorang nelayan berinisial H, warga Desa Waturia, Kecamatan Magepanda. H dibekuk polisi karena menyimpan dan menangkap ikan menggunakan bahan peledak.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved