Penemuan Jasad Bayi di Sikka
Rumah Siswi Terduga Buang Bayi Didatangi Polres Sikka
Dua hari pasca penemuan bayi yang dibuang di Kali Mati,Kota Maumere,Kepolisian Resort Sikka mendatangi sebuah rumah yang diduga tempat tinggal pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TKP-BUANG-BAYI-DI-MAUMERE.jpg)
Sebelumnya diberitakan, sesosok bayi laki-laki ditemukan meninggal di Kali Mati Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Sabtu 17 September 2022.
Ironisnya, bayi malang ditemukan dalam kondisi tertimbun material pasir. Korban diduga dibuang ibu kandungnya.
Yulianus Kenedi (37), saksi yang pertama kali menemukan korban mengaku terkejut melihat kaki dan lutut korban. ketika mengiris moke lontar lokasinya dekat TKP.
"Saya iris moke sekitar pPukul 06.30. Saya mau lanjut iris di pohon berikut dan lihat dia (korban) dalam kondisi tertimbun pasir. Saya lihat kaki dan lutut," ujarnya di lokasi, Sabtu 17 September 2022.
Temuan itu diberitahukan Yulius kepada warga sekitar. Warga yang heboh menghubungi polisi dan tenaga kesehatan (Nakes) setempat untuk dilakukan evakuasi berlangsung kurang lebih 30 menit.
Kondisi bayi belum membiru dan masih ada tali pusat dan gumpalan ari-ari. Bercak darah membalut kepala dan badan kiri diduga baru dilahirkan. Pelaku diduga membuang korban tengah malam atau subuh memanfaatkan kondisi sepih.
Jasad bayi dikuburkan di halaman rumah milik Josep Mandasi, warga RT 21 RW 01.