Minggu, 12 April 2026

Penemuan Jasad Bayi di Sikka

Rumah Siswi Terduga Buang Bayi Didatangi Polres Sikka

Dua hari pasca penemuan bayi yang dibuang di Kali Mati,Kota Maumere,Kepolisian Resort Sikka mendatangi sebuah rumah yang diduga tempat tinggal pelaku.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Rumah Siswi Terduga Buang Bayi Didatangi Polres Sikka
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Petugas kesehatan dan aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian pembuangan bayi di Kali Mati, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka,  Sabtu 17 Septembe 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Aparat Kepolisian Resort (Polres) Sikka masih sedang menyelidiki  dugaan pembuangan bayi di Kali Mati, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, Senin 19 September 2022,personil Satuan Reskrim Polres Sikka mendatangi sebuah rumah di RT 21/ RW 01 diduga tempat tinggal pelaku bersama anggota keluarganya.

Anggota polisi melontarkan beberapa pertanyaan kepada kerabatnya setelah mendapat informasi dari tetangga setempat yang menyebutkan ada seorang siswi yang diduga menjadi pelaku.

"Kita tidak menuduh, kita hanya mencurigai. Ini bagian dari tugas. Informasi yang kita dapat dari masyarakat menjurusnya ke sini," kata polisi itu kala bersinteraksi dengan kerabat terduga pelaku di halaman rumah wilayah setempat.

Baca juga: Tak Ada Listrik dan Internet, Siswa SMPN Satap Sukun di Sikka Seberangi Pulau Demi Ikut Ujian

 

Paman terduga yang tak sempat memberikan identitas, mengaku kepolisian menanyakan keberadaan keponakannya yang saat ini sedang berada di luar Kota Maumere.

"Polisi menanyakan keberadaan ponakan saya. Dia masih ada di kampung," ujarnya kepada wartawan.

Ia mengatakan, keponakannya sudah tak berada di rumah sejak Sabtu 17 September 2022. Ia minta ijin pulang kampung selepas pulang sekolah.

"Dia ijin pulang kampung itu waktu siang pas dia pulang sekolah," katanya.

Baca juga: Polsek Waigete Tangkap Penganiaya Anak Perempuan Dibawah Umur 

Menurut dia, beberapa waktu terakhir tak pernah melihat kejanggalan atau perubahan tubuh terduga pelaku yang menandakan sedang hamil.

"Selama ini baik-baik saja, kami tidak lihat dia sakit. Kalau memang ada tanda-tanda melahirkan pasti kami temukan darah," katanya.

Sampai saat ini, lanjut dia, sang keponakannya belum datang pasca berpamitan Sabtu pekan lalu. Polisi masih menginvestigasi sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) termasuk sebuah rumah diduga ditempati pelaku.

Kasie Humas Polres Sikka, AKP Margono mengatakan kasus tersebut dalam tahap penyelidikan pihak Reserse dan Kriminal (Reskrim).

Baca juga: Anak Enam Tahun Dianiaya Sopir, Darah Keluar Telinga dan Dahi Memar

"Masih dalam tahap penyelidikan. Kita masih proses pelaku," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved