Gempa Bumi di Bali
Gempa 5,2 SR Guncang Karangasem Bali dan Sekitarnya, Warga Diminta Jangan Panik
"Tembok rumah Made Nangun dan I Komang Agung Arya di Banjar Ekadnyana, Desa Tianyar jebol," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem.
Dengan demikian, telah terjadi sekitar 18 kali gempa susulan dari gempa yang terjadi.
Terkait dengan kerusakan akibat gempa hingga saat ini B BMKG masih terus meng-update dengan aparat setempat. Randika mengatakan seluruh gempa yang terjadi sementara tidak berpotensi tsunami, namun berpotensi terjadi gempa susulan.
“Usulan yang lain-lain sejauh ini gempa yang terjadi masih dianalisa oleh geofisikawan. Dan dapat kami informasikan masih ada potensi untuk terjadi gempa susulan,” kata Randika.
Berkaitan dengan hal tersebut, Randika berharap agar masyarakat tetap tenang sembari menunggu informasi dari BMKG.
Berdasarkan analisa, seluruh gempa yang terjadi lokasinya berada pada titik yang sama yaitu di timur laut wilayah Karangasem.
Sementara itu, untuk jenis sumber gempa sendiri berasal dari sesar lokal atau patahan.
Terkait dengan isu gempa yang merupakan pergeseran dari wilayah barat, Randika membatah keras.
“Jelas berita tersebut merupakan berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karakteristik gempa sendiri telah memiliki mekanisme masing-masing yang tidak berhubungan antara gempa yang satu dan gempa yang lainnya,” tegasnya.
Masyarakat diharapkan tetap meng-update informasi dari BMKG.
Apabila terjadi gempa diharapkan melakukan proses penyelamatan diri dan apabila ada kerusakan bisa melaporkan kepada pihak terkait. (TibunBali.Com)