Nama Bayi Katolik

Nama Bayi Katolik Lahir Tanggal 20 Januari, Lengkap Kisah Tokoh dan Maknanya

Fabianus memiliki sebidang lahan pertanian, di dekat kota Roma sebelum pemilihannya menjadi Paus menggantikan Paus Santo Anterus (235-236)

Editor: Hilarius Ninu
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
Bayi Perempuan di Flores 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Berikut nama bayi Katolik yang cocok diberikan saat bayi tersebut lahir pada tanggal 20 Januari. Nama bayi Katolik tersebut diambil dari nama orang kudus yang diperingati tiap tanggal 20 Januari.

Santo Fabianus, Paus dan Sebastianus, Martir

Fabianus berasal dari Roma. Seturut cerita lisan, Fabianus memiliki sebidang lahan pertanian, di dekat kota Roma sebelum pemilihannya menjadi Paus menggantikan Paus Santo Anterus (235-236). la menjadi Paus pada tanggal 10 Januari 136 hingga kematiannya pada tanggal 20 Januari 250.

Selama masa kepausannya, Gereja mengalami suatu periode yang relatif tenteram dan aman dari penganiayaan penguasa kekaisaran Roma. Masa aman dan tenteram ini dimanfaatkannya untuk mengatur administrasi Gereja di Roma.

Baca juga: Nama Bayi Katolik Lahir Tanggal 19 Januari, Lengkap Kisah Tokoh dan Maknanya

 

Ia membagi kelompok-kelompok umat ke dalam tujuh wilayah gerejani masing-masing dikepalai oleh seorang diakon. Ia juga mengangkat tujuh orang subdiakon untuk mengumpulkan laporan-laporan tertulis perihal penderitaan para martir dan bertanggungjawab terhadap pemindahan tulang belulang Sri Paus Santo Pontianus dari Sardinia ke pekuburan Santo Kallistus di Roma.

Awal bulan Januari 250, kaisar Gaius Decius (249-251) melancarkan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen dan tak lama kemudian memerintahkan penangkapan dan penganiayaan atas diri Paus Fabianus. Fabianus meninggal dunia pada tanggal 20 Januari dan dikuburkan di pemakaman Santo Kallistus.

Santo Sebastianus, Martir

Martir abad ketiga ini konon dibesarkan di Milano, Italia. Tempat dan tanggal kelahirannya yang pasti tidak diketahui. Menurut kisah legenda, Sebastianus pergi ke Roma pada tahun 283.

Di sana ia memberanikan diri masuk dalam jajaran angkatan bersenjata Romawi. Ia berhasil menjadi seorang perwira Romawi. Tujuan utamanya ialah bisa lebih dekat dengan orang-orang Kristen yang dianiaya, menghibur dan meneguhkan mereka.

Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Sabtu 21 Januari 2023 Injil Katolik Lengkap Mazmur Tanggapan

Kagum akan keberanian dan kecekatan Sebastianus dalam bermain pedang, Kaisar Diokletianus (284-305) mengangkat dia menjadi pengawal istana kekaisaran. Ketika pada tahun 288 kaisar mengetahui bahwa Sebastianus pengawal istananya adalah penganut agama Kristen dan seorang penentang aksi penganiayaan terhadap orang-orang Kristen, ia menyuruh menangkap Sebastianus dan memaksa dia menyangkali imannya.

Dengan tegas Sebastianus menolak perintah kaisar sekalipun diancam hukuman mati. Kaisar mengambil keputusan pintas: regu pemanah menghabisi nyawanya. Seusai penganiayaan itu, para pemanah mening. galkan Sebastianus karena yakin bahwa ia sudah mati. Tetapi ternyata ia masih hidup. Seorang wanita Kristen, Irene namanya menemukan dia masih hidup dan membawanya ke rumah untuk dirawat.

Konon, setelah sembuh Sebastianus pergi ke istana untuk mengha- dap Kaisar Diokletianus. Di sana ia memperingatkan kaisar agar menghentikan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen yang tidak bersalah.

Amarah kaisar memuncak, sehingga ia langsung memerintahkan tentaranya menganiaya Sebastianus sampai mati. Maka Sebastianus mati setelah aksi pembunuhan yang kedua. Jenazahnya dibuang ke dalam selokan air.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved