Berita NTT
Pohon Beringin Tumbang, Rumah Warga Malaka Rusak
"Kita harus selalu waspada terkait dengan cuaca ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi di wilayah tersebut," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/pohon-beringin-tumbang.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
TRIBUNFLORES.COM, BETUN - Cuaca ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi hingga mengakibatkan pohon beringin berukuran besar tumbang menimpa salah satu rumah warga di Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Diketahui beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Malaka mengalami cuaca ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi hingga mengakibatkan pohon beringin berukuran besar tumbang menimpa rumah milik pasangan suami isteri Felix Da Costa dan Olan Dino Ximenes.
"Rumah warga itu berukuran 6x6 khusus ruang bagian dapur tertimpa pohon beringin hingga alat-alat dapur rusak semua. Peristiwa nahas ini sudah kita bikin laporan ke Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malaka," kata Kepala Desa Numponi, Emanuel N. Bouk di Kota Betun, Senin 29 Januari 2024.
Baca juga: 4 Pengungsi Gunung Lewotobi Meninggal Dunia Didominasi Warga Nobo
Menurut Emanuel N. Bouk, laporan terkait kerusakan rumah warga itu sudah disampaikan secara tertulis secara resmi kepada Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka.
"Peristiwa itu terjadi pada 26 Januari, dan pada saat itu kita langsung melaporkan kepada Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Malaka,"sebutnya.
"Bersyukur sekali pada saat kejadian Ibu Olan lari keluar rumah sehingga selamat dari peristiwa nahas tersebut. Sementara suaminya Felix tidak berada di dalam rumah karena sedang merantau," tambah Emanuel N. Bouk.
Emanuel N. Bouk mengklaim, merencanakan akan membantu keluarga tersebut untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat tertimpa pohon beringin berukuran besar tersebut.
"Selain ada upaya dari pemerintah desa kita upaya meminta bantuan kepada Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Malaka ini," jelasnya.
Orang nomor satu di Desa Numponi ini imbau, kepada masyarakat yang rumahnya dekat dengan pohon berukuran besar mohon dipangkas antisipasi pohon tumbang.
"Kita harus selalu waspada terkait dengan cuaca ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi di wilayah tersebut," tuturnya.
Baca juga: Warga Oepuah Utara Panik Angin Kencang Datang saat Terlelap, Sejumlah Rumah Rusak
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Malaka, Stefanus Nahak Klau mengatakan, laporan terkait peristiwa di Desa Numponi sudah diketahuinya.
"Ini baru laporan pertama terkait kerusakan rumah warga akibat angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi hingga tumbangkan pohon di wilayah Kabupaten Malaka beberapa hari terakhir ini," ujarnya.
Stefanus Nahak Klau imbau, warga harus tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yakni angin kencang atau angin dengan kecepatan tinggi di wilayah tersebut.
"Selalu hati-hati karena setiap peristiwa alam di luar kendali manusia itu sendiri," tutupnya. (nbs)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Polisi Ungkap Kronologi Pelajar Borong Tewas Tenggelam di Manggarai Timur |
|
|---|
| Polisi Bekuk Pelaku Pembuangan Bayi di TTU, NTT |
|
|---|
| Warga Oepuah Utara Panik Angin Kencang Datang saat Terlelap, Sejumlah Rumah Rusak |
|
|---|
| Hamparan Sawah Teras Sering, Lembah dan Pegunungan Menyatu dari Puncak Bukit Wae Bobo |
|
|---|
| Polisi Ciduk Pria di NTT Usai Bacok Sepupunya Sendiri, Korban Luka-luka |
|
|---|