Berita Manggarai Timur
Pelajar SMPK Stanislaus Borong Matim Pahami Moderasi Beragama Sejak Dini
Menanamkan moderasi beragama dan toleransi kepada peserta didik menjadi salah satu cara mencegah terjadinya disintegrasi bangsa di masa mendatang.
Penulis: Charles Abar | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PESERTA-PEMBINAAN-IMAN.jpg)
Selama ini kata Anselmus, Kementerian Agama Manggarai Timur sangat gencar lakukan upaya pencegahan mulai dari lembaga pendidikan. Upaya lain juga dilakukan melalui kelompok masyarakat melaui kampung moderasi beragama.
Pentingnya pemahaman akan tranformasi digital oleh siswa-siswa juga menjadi agenda penting kementerian Agama RI. Dianggap penting, karena tujuannya adalah melahirkan generasi emas di tahun 2045.
Menuju kesana, siswa harus memiliki kemampuan IT yang mumpuni. Sehingga bisa menyambut generasi emas dengan generasi yang matang dan dewasa berteknologi.
Baca juga: Petani di Biting Manggarai Timur Panen Kakao Isinya Busuk
Ia menyampaikan, sambutan yang baik dari SMPK Stanislaus Borong agar program ini bisa berjalan.
"Moderasi ini wajib diikuti oleh sekolah. Karena ini sudah menjadi program nasional dari Kementerian Agama juga sudah lakukan kerjasama dengan sekolah tinggi salah satunya Sekolah Tinggi Pastoral Ruteng," tambahnya.
Gerakan moderasi beragama ini tidak hanya fokus pada lingkungan sekolah, Kementerian Agama menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk bersama-sama mencegah disintegrasi.*
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News
| Imigrasi Maumere Pendataan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas dan Koordinasi ke Disdukcapil Ende |
|
|---|
| PT Maumere Putra Development Raih Penghargaan Pengembang KPR Subsidi Pendatang Baru Terbaik |
|
|---|
| 1000 Paket Sembako Bagi Pedagang Asongan dari ASDP Cabang Kupang Bantu Masyarakat |
|
|---|
| Stef Say Maju Pilkada Sikka 2024 |
|
|---|
| Kemenag RI Pastikan Guru PAI Dapat THR 2024, Cek Jadwalnya |
|
|---|