Minggu, 12 April 2026

Berita Manggarai Timur

Pelajar SMPK Stanislaus Borong Matim Pahami Moderasi Beragama Sejak Dini 

Menanamkan moderasi beragama dan toleransi kepada peserta didik menjadi salah satu cara mencegah terjadinya disintegrasi bangsa di masa mendatang.

Tayang:
Penulis: Charles Abar | Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Pelajar SMPK Stanislaus Borong Matim Pahami Moderasi Beragama Sejak Dini 
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR 
Pelajar SMPK Stanislaus Borong mengikuti pembinaan iman di Ruteng, Senin 25 Maret 2024 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar 

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Tema moderasi beragama dan tranfosmasi layanan digital merupakan materi yang diberikan kepada pelajat kelas IX SMPK Stanislaus Borong dalam retret pembinaan iman di Aula Efata Ruteng, Senin 25 Maret 2024.

Kegiatan ini merupakan program strategis Nasional Kementerian Agama melalui Kantor Kementerian Agama kabupaten Manggarai Timur melibatkan sekolah-sekolah di Manggarai Timur.  Menanamkan nilai toleransi sejak dini, agar mereka  terbiasa hidup berdampingan satu dengan yang lain.

Kepala SMPK Stanislaus Borong, Antonius Mali S.Pd, mengatakan  pembinaan iman bertujuan memberikan peneguhan pada siswa-siswi terkait moderasi beragama dan memahami transformasi digital.

"Kegiatan ini merupakan pembinaan iman, kita sudah rencanakan sejak Februari kemarin. Kegiatan ini kita lakukan bertepatan dengan masa Pra Paskah sekaligus menyiapkan mereka menghadapi ujian akhir sekolah . Ini untuk meningkatkan pemahaman siswa  meningkatkan moderasi beragama dan transformasi layanan digital," katanya.

Baca juga: APBD Manggarai Timur Tak Penuhi Semua Usulan di Musrenbang

 

Berbekal kegiatan ini, siswa-siswi diharapkan mendapatkan peneguhan sehingga miliki karakter yang baik dalam kehidupan sosial masyarakat

"Dengan perkembangan teknologi ini sedikit tida kita harapkan, siswa-siswi tidak terpengaruh dengan informasi-informasi negatif yang mereka peroleh misalnya dari media sosial, agar bisa disaring," ujar Antonius.

Betapa penting kegiatan ini, dikatakan Antonius, kedepan bisa diikuti oleh siswa-siswi semua tingkatan

"Kegiatan ini sangat penting buat siswa, malah kita berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh siswa semua tingkatan, seperti siswa kelas VII maupun kelas VIII," ujarnya, merujuk kegiatan ini hanya diikuti oleh siswa-siswi kelas IX.

Baca juga: BMKG Sebut Hari Ini Manggarai Timur dan Manggarai Hujan Disertai Petir

Kepala Kantor Kementerian Agama Manggarai Timur, Anselmus Panggabean, S.Ag. mengatakan pembinaan Iman merupakan cara Kementerian Agama untuk menyiapkan generasi emas tahun 2045.

"Sekarang ini program prioritas kementerian salah satunya moderasi beragama . Kementerian agama menjadi leading sektornya," kata Anselmus.

Program ini menjadi strategis nasional, karena ancaman intoleransi dan disintegrasi bangsa itu semakin besar. Dengan konsep ini, keutuhan bangsa tetap terjaga.

Dengan menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini, generasi terbiasa dengan hidup berdampingan satu dengan yang lain,

Baca juga: Pilkada Manggarai Timur 2024, Andreas Agas Pinang Tarsisius Syukur

"Bagamana sejak dini para siswa kita anak-anak kita diperkenalkan untuk hidup berdampingan satu dengan yang lain. Bagamana beragama itu diaplikasikan melalui nilai-nilai terbaik dalam kehidupan beragama, sehingga potensi disintegrasi ditekan dan hilang," lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved