Unika Santu Paulus Ruteng
Seminar Pertanian Modern dan Infrastruktur Hijau Digelar Unika Santu Paulus Ruteng
Fakultas Pertanian dan Peternakan, Unika Santu Paulus Ruteng menggelar Seminar Ilmiah bertema 'Pertanian Modern dan Infrastruktur
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Falkultas-Pertanian-dan-Peternakan-Unika-Santu-Paulus-Ruteng.jpg)
"Tidak salah kalau syering pengalaman beliau kita tempatkan dalam bingkai tema dies natalis FPP tahun ini: Pembangunan Pertanian dan Peternakan Berkelanjutan berbasis teknologi," ujarnya.
Menurut Manfred, di tengah keindahan alam Manggarai Raya, kita memiliki potensi besar yang terkadang luput dari perhatian: sektor peternakan. Dengan daerah lapang dan padang yang cukup, cuaca yang mendukung, dan tradisi beternak yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, sesungguhnya kita memiliki peluang besar untuk menjadi sentra peternakan yang unggul.
Namun, potensi ini hanya bisa terwujud jika kita memiliki generasi muda yang mau dan mampu mengembangkan peternakan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan kolaborasi.
Sebagai universitas yang berakar pada nilai-nilai resilien, inovatif, solider dan komitmen untuk membangun masyarakat, kata Manfred, Unika Santu Paulus Ruteng selalu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pekerja di kota besar, tetapi juga menjadi agen perubahan di desa, terutama di bidang peternakan dan pertanian.
Baca juga: Suhu Global Meningkat, BMKG Peringatkan Ancaman Krisis Air dan Ketahanan Pangan
"Menjadi petani atau peternak bukanlah pekerjaan yang kalah mulia dibanding profesi lain. Sebaliknya, ini adalah panggilan untuk menjaga kehidupan, menyediakan pangan, dan membangun kedaulatan pangan bangsa," ujarnya.
Manfred juga mengatakan, dalam konteks Indonesia Emas 2045, salah satu pilar utama pembangunan adalah ketahanan pangan. Peserta bisa menjadi ujung tombak perubahan itu.
Peternakan juga merupakan ladang inovasi. Bayangkan, dengan memanfaatkan teknologi sederhana seperti manajemen pakan yang efisien, pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, atau pemasaran digital, kita dapat mengubah wajah peternakan tradisional menjadi lebih produktif dan modern.
"Melalui kuliah umum ini, saya berharap kita semua mendapatkan wawasan baru tentang pengembangan kelompok-kelompok ternak dan tentu kelompok tani. Kelompok ternak dan tani bukan hanya tempat berbagi ilmu, tetapi juga sarana untuk membangun solidaritas dan memperkuat ekonomi komunitas. Saya mengajak kita sekalian untuk mendengar dengan saksama pengalaman praktisi kita hari ini, serap pengetahuan, dan renungkan bagaimana kita bisa menjadi bagian dari transformasi ini,"ajaknya.
Baca juga: Hari Ini Tepat 32 Tahun Lalu Tragedi Gempa dan Tsunami Flores
Unika Santu Paulus Ruteng
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng
Seminar di unika Santu Paulus Ruteng
TribunFlores.com
| Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, BP3MI NTT Kampanye Ancaman TPPO |
|
|---|
| Beredar di Medsos Pungutan Biaya Sertifikat Tanah Warga Pululera, BPN Flores Timur: Semua Gratis |
|
|---|
| Suhu Global Meningkat, BMKG Peringatkan Ancaman Krisis Air dan Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Kewirausahaan Agribisnis Jadi Satu Orientasi Lulusan Prodi SEP Unika Santu Paulus Ruteng |
|
|---|