Kamis, 16 April 2026

Prakiraan Cuaca di NTT

Prediksi Cuaca Periode 10-12 Januari di Indonesia, NTT Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat

Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Prediksi Cuaca Periode 10-12 Januari di Indonesia, NTT Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat
TRIBUNFLORES.COM/KRISTIN ADAL
HUJAN- Hujan menguyur Kota Maumere, Kabupaten Sikka pada Jumat, 3 Januari 2024 sore. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- BMKG memantau dalam tiga hari terakhir indeks Monsun Asia menunjukkan nilai yang lebih
kuat daripada normalnya. 

Dilansir dari laman resmi BMKG, terpantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindis selatan Lampung memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang di beberapa wilayah di Indonesia.

Keberadaan Bibit Siklon 97S, menguatnya anginMonsun Asia yang disertai fenomena La Nina lemah dan gelombang atmosfer masih menjadi faktor utama dalam potensi hujan di wilayah Indonesia. 

Selain itu, sirkulasi siklonik yang berada di Laut Timor dan di Kalimantan Barat juga ikut berkontribusi terhadap dinamika atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan, dengan membentuk daerah perlambatandan pertemuan angin memanjang dari NTT hingga Laut Banda dan di Selat Karimata.

Daerah konvergensi lain juga diprakirakan memanjang dari Perairan barat Bengkulu hingga Lampung, di Selat Sunda, di Laut Jawa, di Laut Banda, dan di Perairan utara Papua. Daerah konfluensi lain diprakirakan terbentuk di Laut Natuna, Pesisir Barat Bengkulu, dan di LautBanda. 

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi, serta konfluensi tersebut.

Lebih jauh lagi, kelembapan udara di lapisan bawah dan atas yang cenderung basah serta labilitas lokal yang kuat turut mendukung proses pembentukan awan-awan konvektif secara lokal. 

Fenomena-fenomena tersebut menciptakan variabilitas cuaca di wilayah Indonesia selama sepekan ke depan. BMKG memprediksi cuaca selama periode 10 - 12 Januari 2025 di Indonesia umumnya berawan.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:

Hujan Sedang - Lebat: 

Aceh, Riau, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi
Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Hujan Lebat - Sangat Lebat:

Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah,Kalimantan Timur.

Potensi Angin Kencang: Aceh dan Kep. Riau.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved