Minggu, 3 Mei 2026

Gunung Lewotobi Erupsi

Alami Tiga Kali Erupsi Dalam 66 Menit, Kolom Abu Lewotobi Setinggi 1.300 Meter

"Masyarakat, pengunjung atau wisatawan tidak boleh melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari p

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Alami Tiga Kali Erupsi Dalam 66 Menit, Kolom Abu Lewotobi Setinggi 1.300 Meter
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT, kembali erupsi, Senin, 20 Januari 2025. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, masih terus terjadi. Selama 66 menit, gunung dengan status Level III (Siaga) ini mengalami tiga kali erupsi.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, melaporkan aktivitas erupsi dalam kurun 66 menit, diantaranya pukul 16.25 Wita setinggi 800 meter, pukul 16.52 Wita setinggi 900 meter, dan pukul 17.31 Wita 1.300 meter dari puncak kawah gunung.

Dalam laporannya, erupsi memuntahkan abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut dari gunung Lewotobi Laki-laki berketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut (MDPL).

"Masyarakat, pengunjung atau wisatawan tidak boleh melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Lewotobi Laki-laki dan sektoral barat daya, utara dan timur laut sejauh 6 kilometer,"imbau petugas PGA Lewotobi dalam laporannya.

 

Baca juga: Bantuan untuk Pengungsi Lewotobi Diduga Dijual, Polisi Amakan 3,5 Karung Beras

 

 

Pantauan secara kasat mata dari Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, yang berada persis di arah timur laut, erupsi masih berlangsung hingga laporan ini selesai ditulis tepat pukul 18.50 Wita.

Material warna hitam masih terus keluar dari dalam perut gunung. Banyak pelintas Jalan Trans Flores mengabadikan momen itu lewat kamera ponsel.

Penyintas bencana asal Desa Hokeng Jaya, Klatanlo, Dulipali, Nawokote, Nobo, dan Dusun Podor masih mengungsi terpusat dan mandiri di wilayah Kecamatan Titehena. Jumlahnya kini lebih kurang 1.600 jiwa.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved