Taman Wisata Alam di NTT

NTT Miliki 9 Taman Wisata Alam, di Mana Saja Lokasinya?

Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki 9  Taman Wisata Alam atau TWA yang dikelola Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Penulis: Abey IT | Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM/HO-PPE BALI NUSRA MENLHK
DANAU- Danau Ranamese di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, Flores, Manggarai , NTT. 

Pada kawasan hutan Taman Wisata Alam Bipolo spesies tumbuhan yang dapat ditemukan sebanyak 53 spesies dalam 33 famili. Sebagian besar spesies ini dapat ditemukan di hutan alam di wilayah bagian utara kawasan. 

Tipikal spesies pada habitat ini adalah spesies-spesies Jambu Air (Eugenia sp), Kesambi (Schleichera oleosa), Asam (Tamarindus indica), Kayu merah (Pterospermum indicus), Zizyphus sp, Keolnasa (Dysoxylum sp.), Kapuk hutan (Gossampinus malabarica)

Mamalia yang dapat di jumpai di TWA Bipolo adalah Babi Hutan (Sus sp), Musang (Paradoxirus hermaphroditus), Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). 
 
Repitilyang dapat di jumpai di TWA Bipolo antara lain Bangkong Kolong (Duttaphyrynus melanosticus), Kodok kintel (Kaloula baleata) dan Katak tegalan (Fejervarya limnocharis), Tokek (Gecko gecko), Biawak Timor (Varanus timorensis), Sanca Timor (Phyton timorensis), Kadal Terbang Timor (Draco timorensis) dan Viper Pohon Hijau (Trimeresurus albolabris).

3. TWA Camplong

Kawasan hutan Taman Wisata Alam Camplong terletak pada empat wilayah desa yaitu: Desa Camplong I, Desa Camplong II, Desa Naunu dan Desa Oebola. Keempat Desa tersebut di atas berada di wilayah Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. 

Komposisi ekosistem tumbuhan dapat diartikan variasi jenis flora yang menyusun suatu komunitas. Komposisi jenis tumbuhan merupakan daftar Floristik dari jenis tumbuhan yang ada dalam suatu komunitas, komposisi jenis vegetasi penyusun komunitas hutan. 
'
Taman Wisata Alam Camplong memiliki vegetasi yang merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan dataran sedang, terletak pada ketinggian sekitar 245 – 480 mdpl. Konservasi mata air di Taman Wisata Alam Camplong juga menjadi tempat bersemayamnya lebah madu yang mempunyai peranan penting dalam produksi madu. 

Di TWA Camplong terdapat 104 spesies flora dari 51 famili, beberapa jenis yang meudah dijumpai adalah jenis Johar ( Cassia siamea), Kenanga (Cananga odorata), Asam (Tamarindus indicus), Bidara (Zizipus timorensis), Jati (Tectona grafis ), Kesambi ( Shcleichera oleosa), Dysoxylum sp, serta beberapa jenis Ficus sp.

Jenis-jenis umum satwa liar yang dijumpai antara lain adalah kera ekor panjang (Macaca fascicularis), biawak timor ( Varanus timorensis ), ular sanca timor ( Phyton timorensis ), sri gunting ( Dicrurus leucopatus ), raja udang ( Alcedo othis ) dan beberapa jenis dan lainnya.

4. TWA Menipo
 
Taman Wisata Alam (TWA) Menipo berada di wilayah administrasi Desa Enoraen Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang. TWA Menipo tersusun atas ekosistem savana, hutan pantai, dan hutan mangrove. Dengan luas 246 Ha, ekosistemsavana didominasi oleh jenis lontar (Borrassus flabelifer), asam (Tamarindus indica), kesambi (Schleichera oleosa), dan waru (Hibiscus tiliacius). Berfungsi sebagai penahan angin alami, vegetasi cemara (Casuarina equisetifolia) tumbuh di hutan pantai

TWA Menipo khususnya Pulau Menipo merupakan habitat bagi Rusa Timor (Rusa timorensis ), yang mudah dijumpai terutama pada padang savana. Sumber pakan utama yang tersedia adalah rumput manis/rumput Timor (Ischaemum timorensis). Satwa lain yang menghuni kawasan ini antara lain monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), babi hutan (Sus vitatus), biawak (Varanus salvator), ular sanca timor (Phyton timorensis), dan kelelawar. 

5. TWA Pulau Batang

Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Batang adalah salah satu dari empat TWA yang berada di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur 

Beberapa kegiatan wisata alam yang dapat dilakukan di dalam dan di sekitar TWA Pulau Batang diantaranya lintas alam, memotret, berkemah, menikmati panorama malam pantai dan panorama alam bawah laut, serta selancar angin dan ski air.

6. TWA Pulau Lapang

Pulau Lapang merupakan salah satu pulau-pulau kecil yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kedua pulau tersebut kemudian ditunjuk sebagai kawasan konservasi dengan fungsi Hutan Suaka Alam dan Hutan Wisata (HSA-W) yaitu Pulau Lapang.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved