Taman Wisata Alam di NTT

NTT Miliki 9 Taman Wisata Alam, di Mana Saja Lokasinya?

Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki 9  Taman Wisata Alam atau TWA yang dikelola Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Penulis: Abey IT | Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM/HO-PPE BALI NUSRA MENLHK
DANAU- Danau Ranamese di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, Flores, Manggarai , NTT. 

Di TWA ini ada  penyu sisik (Eretmochelys imbricate), penyu hijau (Chelonia mydas) Paus, lumba-lumba dan Molusca (kepala kambing, kima kecil, nautilus berongga).

8. TWA Pulau Rusa

Kawasan TWA Pulau Rusa terletak di antara pulau - pulau kecil di KabupatenAlor, kondisi umum kawasan memiliki bentang alam berbukit, tipe ekosistem utama di TWA Pulau Rusa adalah savana, savana adalah tipe ekosistem di dataran rendah yang didominasi oleh rumput, semak dengan pepohonan jarang dan tersebar tidak merata, jenis rumput yang dominan di TWA Pulau Rusa adalah Heteropogoncontortus.

Kawasan TWA Pulau Rusa Merupakan habitat Rusa timor ( Rusa timorensis ) jenis Reftilia yang banyak dijumpai adalah Tokek ( Gecko gecko ), Kadal ( Eutropis multifasciatus ), Kadal Terbang Timor ( Draco timorensis ) dan Viper Pohon Hijau ( Trimeresurus albolabris ).

9. TWA Ruteng

Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng secara administratif berada di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng merupakan hujan pegunungan yang terdiri dari tujuh puncak , yaitu Golo Ranamese ((1790 m), Poco Nembu (2030 m), Poco Mandosawu (2350 m), Poco Ranaka (2140 m), Golo Leda (1990 m), Ponte Nao (1920 m) dan Golo Curu Numbeng (1800 m). Wilayah ini merupakan sumber hidroorologis kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Musim hujan biasanya mulai bulan September sampai April selama ± 8 bulan. 

Suatu kegiatan koleksi tumbuhan dari daerah pegunungan Ruteng kabupaten Manggarai selama 25 tahun (1967-1992) telah didokumentasikan oleh Verheijen (1982,1984). Semua spesimen telah dibuat katalog dan disimpan di Museum Leiden, Negeri Belanda. Terdapat 252 jenis tumbuhan tinggi dan tumbuhan rendah yang tercakup dalam 119 marga dan 94 suku. Suku tumbuhan yang paling banyak jenisnya adalah Euphorbiaceae dan Lauraceae.

Dari 60 spesies yang mempunyai daerah sebaran terbatas di Nusa Tenggara Timur 26 spesies diantaranya terdapat di Flores dan dari 26 spesies ini sejumlah 12 spesies telah diamati oleh tim dari Universitas Cambridge. Dari jumlah jenis burung yang tercatat secara keseluruhan di Flores, 35 jenis diamati di daerah Poco Ranaka.


Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved